SMAN 1 Tanjung Selor Diguyur Dana Rp 18 Miliar, Rencana Bangun 3 Lantai

Gedung sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Selor akan dilakukan rehabilitasi oleh Pemprov Kalimantan Utara. Ada dana Rp 18 miliar disiapkan.

SMAN 1 Tanjung Selor Diguyur Dana Rp 18 Miliar, Rencana Bangun 3 Lantai
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Tampak siswa SMAN 1 Tanjung Selor mengerjakan soal UNBK di depan komputer, Senin (4/4/2016). 

Senada, Saisar Wati Hanifah (16) pun membuat busana ramah lingkungan dari potongan kain-kain bekas dengan aksesoris dari tutup botol plastik minuman kemasan.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Ingatkan Soal Sampah Plastik, Contoh Ikuti Warga Jepang

Sejumlah Komunitas Aksi Stop Nyampah, Obyek Wisata Gunung Es di Kubar Bebas dari Sampah

“Saya dibantu teman saya juga. Membuatnya butuh lima hari. Dipakai enak saja tapi khusus untuk dipakai di musim kemarau saja,” ujar gadis kelahiran Tarakan ini.

Atas usaha itu tentu saja akan membantu Tanjung Selor dari tercemarnya sampah-sampah.

Hari Air Sedunia: Inilah 11 Kota Terancam Krisis Air Bersih, Ada Karena Sungainya jadi Muara Sampah

Pegadaian Resmikan Bank Sampah, Memilah Sampah Menabung Emas

Mengingat belakangan ini, jumlah sampah rumah tangga di Tanjung Selor semakin menumpuk mengikuti pertumbuhan jumlah penduduk.

Mengacu pada data Dinas Kebersihan Kabupaten Bulungan, saat luapan banjir Sungai Kayan melanda Tanjung Selor pada Februari lalu, volume sampah yang mengotori Tanjung Selor mencapai 3.845 meter kubik.

Melihat langkah kreativitas tersebut, Bupati Bulungan Budiman Arifin sangat mengapresasi karya-karya itu.

Karena pembuatan fashion art tersebut juga bagian dari kampanye kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam.

Pelajar siswi mengenakan busana unik tebar pesona usai tampil fashion show, Rabu (1/4/2015). Pakaian yang mereka gunakan terbuat dari sisa-sisa limbah sampah.
Pelajar siswi mengenakan busana unik tebar pesona usai tampil fashion show, Rabu (1/4/2015). Pakaian yang mereka gunakan terbuat dari sisa-sisa limbah sampah. (TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO)

“Yang mereka buat akan menjadi lebih banyak manfaat. Sampah-sampah yang tidak terpakai bisa dijadikan barang bernilai,” tuturnya.

Ditambahkan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Sunjono menuturkan, program daur ulang sudah dicanangkan pihak sekolah sejak tahun 2014.

Sekolah sangat mendukung agar para siswa-siswi terpacu untuk mencintai lingkungan dengan bukti membuat barang-barang dari bahan limbah sampah.

“Sampai sekarang produknya masih dipakai sendiri tetapi jangka panjangnya akan kita komersilkan. Ya kita tergantung dari selera pasarnya itu bagaimana,” ujarnya. 

(Tribunkaltim.co Muhammad Arfan)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved