Soal Pengembangan dan Penataan Tanjung Selor Kalimantan Utara Perlu Disayembarakan

Secara bertahap, pengembangan infrastruktur Tanjung Selor, ibu kota Kalimantan Utara, sebagai kota baru mandiri perlu diSayembarakan.

Soal Pengembangan dan Penataan Tanjung Selor Kalimantan Utara Perlu Disayembarakan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Maket lingkungan RS Tipe B Tanjung Selor dipajang di gedung gabungan dinas Pemprov Kaltara baru-baru ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Secara bertahap, pengembangan infrastruktur Tanjung Selor, ibu kota Kalimantan Utara, sebagai kota baru mandiri (KBM) terus dilakukan.

Bahkan, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) pada 2017 telah menyusun masterplan daerah yang telah ditetapkan sebagai kota baru sejak 2015 tersebut.

"Memang butuh percepatan, dan kelihatannya kalau saya lihat kebanyakan PU (Pekerjaan Umum) yang selama ini bergerak," kata Kepala BPIW Hadi Sucahyono kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Guyuran Dana Rp 168,32 Miliar Dianggap tak Cukup Buat Bangun Tanjung Selor

12 Kementerian Komitmen Percepat Pembangunan KBM Tanjung Selor, Gubernur: Ini Momen Bersejarah

Kulminasi, Fenomena Alam Unik dan Langka di Tanjung Selor, Hanya Terjadi 2 Kali Setahun

Salah satu kendala dalam pengembangan infrastruktur Tanjung Selor adalah minimnya kemampuan anggaran yang dimiliki daerah.

Menurut Hadi, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kawasan tersebut tidak lebih dari Rp 2 triliun.

Kendala lainnya yakni jumlah penduduk yang tak lebih dari 35.000 jiwa.

Hal ini dinilai dapat mempengaruhi pertimbangan swasta dalam membenamkan investasi di sana.

"Investor masuk pasti berhitung juga dengan feasibility study (FS)-nya dia. Mau jualan apa, mau investasi apa, marketnya dimana, dan sebagainya. Mungkin kecepatan untuk pembangunan juga akan lama," ucap Hadi.

Karena itu, untuk pengembangan infrastruktur diperlukan dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Pada tahun ini, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menganggarkan sekitar Rp 168,32 miliar untuk pengembangan infrastruktur.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved