Pemilu 2019

Bagaimana Proses Pemungutan Suara di TPS Nanti? KPU Kaltara Simulasikan ke Penyelenggara dan Pemilih

Menjelang 17 April, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara melaksanakan simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bagaimana Proses Pemungutan Suara di TPS Nanti? KPU Kaltara Simulasikan ke Penyelenggara dan Pemilih
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Suasana simulasi pemungutan suara di TPS yang digelar KPU Kalimantan Utara di Gedung Wanita Bulungan, Kamis (4/4/2019). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Menjelang 17 April, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara melaksanakan simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (4/4/2019).

Simulasi ini disaksikan sejumlah komisioner KPU Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara. Simulasi ini juga melibatkan petugas penyelenggara seperti Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), PPS (Panitia Pemungutan Suara), dan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

Pemilih dalam simulasi ini dari berbagai elemen masyarakat antara lain pegawai pemerintahan dan masyarakat umum.

Mereka terbagi dalam beberapa klasifikasi, seperti pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan juga pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT tetapi memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTPE).

"Similasi ini dilakukan sebagaimana nanti proses di TPS sesungguhnya. Kita libatkan semua penyelenggara kita supaya pemahamannya semakin kuat," kata Suryanata Al Islamo, Ketua KPU Kalimantan Utara saat disua di Gedung Wanita Bulungan, Kamis (4/4/2019) tempat dilaksanakannya simulasi.

Belum Tercatat dalam DPT Meski Punya Hak Pilih? KPU Buka Layanan Pendaftaran via Aplikasi

1.404 Tahanan dan Warga Lapas di Kukar Belum Masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Jelang Pemilu, Ini 3 Daerah di Kaltim yang Warganya Miliki Hak Pilih Tetapi tak Terdata di DPT

Suryanata menjelaskan, setelah simulasi ini, KPU Kabupaten/Kota diharapkan ikut memberi penguatan kepada PPK, PPS, dan KPPS di wilayahnya masing-masing.

"Kita ingin terus memperkecil kesalahan-kesalahan yang dilakukan penyelenggara kita. Di mana sampai hari H nanti, semuanya bisa berjalan sesuai yang kita harapkan," ujarnya.

Pemilu serentak ini diakui Suryanata berbeda dengan pemilu-sebelumnya, karena terdiri dari lima surat suara baik pemilihan Presiden-Wakil Presiden maupun pemilihan legislatif.

Pengamatan Tribunkaltim.co, suasana simulasi persis sama dengan TPS sesungguhnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved