Gegara Demo Grab di Depan Hotel HER Balikpapan, GM Hotel Sebut Ada Tamu tak Jadi Menginap

"Memang Grab ada menyewa satu room bulanan untuk kantor sementara Grab di sini. Hanya sebatas itu saja," ujarnya, Kamis (4/4/2019).

Gegara Demo Grab di Depan Hotel HER Balikpapan, GM Hotel Sebut Ada Tamu tak Jadi Menginap
tribunkaltim.co/aris joni
Demo pengemudi dan pengendara Grab di depan Hotel Her, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (4/4/42019) . 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Manajemen Hotel HER Kota Balikpapan berikan tanggapan soal aksi demonstrasi ratusan pengemudi ojek online (ojol) Grab pada Kamis (4/4/2019) di depan hotel HER sekitar pukul 09.00 wita, pagi tadi.

General Manager (GM) Hotel HER Balikpapan, Andi Rafli Dahlan menjelaskan, terkait adanya demo tersebut, tidak ada hubungan antara pihak manajemen Ojol dan hotel HER.

Diakuinya, antara hotel dan Grab hanya ada kerjasama sewa kantor saja di hotel tersebut yakni satu meeting room yang disewa bulanan dan telah berjalan sekitar dua tahun.

"Gak ada hubungannya sama hotel kami. Memang Grab ada menyewa satu room bulanan untuk kantor sementara Grab di sini. Hanya sebatas itu saja," ujarnya, Kamis (4/4/2019).

3 Alamat Kolam Renang di Tanjung Selor Kaltara, Cocok untuk Tempat Berlibur

Download Lagu Judika Jikalau Kau Cinta yang Jadi Soundtrack Sinetron Cinta Buta di SCTV

Download Lagu Agnes Monica Sebuah Rasa, di YouTube Sudah Capai 30 Juta Viewers

Ia menjelaskan, akibat demo tersebut cukup berpengaruh pada pelayanan dan tingkat konsumen hotel.

Menurutnya, dalam rentan waktu aksi tersebut sekitar pukul 09.00-11.00 wita terdapat beberapa konsumen yang ingin menginap, namun tidak jadi karena melihat kondisi dan suasana hotel yang kurang kondusif.

"Pengaruhnya sangat terasa dari tingkat konsumen. Tadinya ada yang mau masuk, tapi gak jadi melihat ada aksi, tadi ada saya temui satu konsumen yang gak jadi nginap di tempat kami," keluhnya.

General Manager (GM) Hotel Her Balikpapan, Andi Rafli Dahlan
General Manager (GM) Hotel Her Balikpapan, Andi Rafli Dahlan (Tribunkaltim.co/ Aris Joni)

Momen Perjalanan Karier dari Masih Trainee Pink Punk hingga BLACKPINK Resmi Debut di Industri Musik

Penjual Jasa Followers Media Sosial Buka-bukaan soal Bisnisnya, Mulai Pelanggan Sampai Harga

Ada Potongan Tulang di Lutut Pemain Naturalisasi Persib Bandung, Ini Kata Tim Dokter

Ia menambahkan, pasca kejadian tersebut, dirinya akan melakukan komunikasi dengan pihak Grab untuk membahas kejadian tersebut dan membahas dampak dari aksi yang terjadi itu.

"Ini sebagai evaluasi, kita akan komunikasi ulang ke Grab. Tapi untuk sampai pada tahap pemutusan kerjasama tidak kita lakukan, kita hanya akan berkoordinasi lagi dengan mereka," ucapnya.

Rafli menerangkan, sebenarnya dirinya sudah menyampaikan keberatannya kepada pihak kepolisian terkait rencana aksi tersebut di depan hotelnya, namun dirinya tidak bisa melarang aksi tersebut karena para massa telah mengantongi izin dari pihak kepolisian.

"Kita sebetulnya sudah menyampaikan keberatan, tapi mereka sudah kantongin izin dari kepolisian," pungkasnya.

Demo pengemudi dan pengendara Grab di depan Hotel Her, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (4/4/42019) .
Demo pengemudi dan pengendara Grab di depan Hotel Her, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (4/4/42019) . (tribunkaltim.co/aris joni)

Dirinya berharap, kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi kembali di hotelnya. Karena selain merugikan dari tingkat konsumen juga dapat mencoreng nama baik hotel tersebut.

"Intinya kita sama-sama menjaga nama baik saja, semoga gak ada kejadian seperti ini lagi," harapnya. (*) 

Penulis: Aris Joni
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved