Hipmi Tax Center Ungkapkan Tiket Pesawat Mahal Rugikan Bisnis dan Daerah

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center menyayangkan harga tiket pesawat yang masih mahal melemahkan pergerakan ekonomi daerah.

Hipmi Tax Center Ungkapkan Tiket Pesawat Mahal Rugikan Bisnis dan Daerah
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Harga tiket pesawat terbang meroket, melesat tinggi. Ini dialami oleh warga di Kalimantan Timur. Bagi siapa saja yang ingin naik transportasi udara kini mesti keluarkan uang yang bernominal sangat besar bukan uang bernilai recehan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center menyayangkan harga tiket pesawat yang masih mahal.

Hal ini dinilai membebani Pelaku usaha untuk berbisnis.

"Harga tiket tinggi maka ekonomi cost kita lebih tinggi. Kalau ekonomi cost tinggi itu tidak bagus buat bisnis," ujar Ketua Hipmi Tax Center Ajib Hamdani, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Tak Perlu Khawatir, Makan Karbohidrat Malam Hari Tak Bikin Gemuk Begini Alasannya

Saat Jawab Pertanyaan Pembawa Acara, Syahrini Tak Sengaja Ungkap Alasan Reino Barack Menikahinya 

Amankan Posisi Kedua, Valentino Rossi Kesal Tak Bisa Kejar Marc Marquez di MotoGP Argentina

Hipmi meminta pemerintah untuk mengatur persoalan tarif sehingga harga tiket pesawat tetap terjangkau dan tidak menambah beban ekonomi.

Sebab kata dia, harga tiket pesawat yang mahal juga akan berdampak langsung kepada daerah.

Begitu tingkat kunjungan dan trafiknya berkurang impact di daerah.

Katakan saya biasa bisnis di daerah, rutin ke sana 1 minggu sekali.

"Tetapi begitu tiket mahal paling sebulan cuma 1 kali sebagai contoh karena ekonomi cost saya tinggi," kata dia.

"Ketika saya jarang datang ke daerah ini yang impact-nya daerah loh tingkat hunian hotelnya merekanya, restoran, dan cafenya dia membawa multiplier effect," sambung Ajib.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mengeluarkan aturan baru terkait tarif pesawat.

Berikut Ranking Terbaru FIFA April 2019, Timnas Indonesia Ditempel Negeri Tetangga

Kini Gunakan Pola Home-Away, Apa Tujuan dan Manfaat Perubahan Format Final Piala Presiden 2019?

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved