Pemilu 2019

Persiapan Pemilu di Kaltara sudah 95 Persen, Tapi Surat Suara Pengganti Belum Datang dari KPU RI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara mengklaim persiapan Pemilu 2019 serentak 17 April di Kalimantan Utara secara teknis sudah mencapai 95 persen.

Persiapan Pemilu di Kaltara sudah 95 Persen, Tapi Surat Suara Pengganti Belum Datang dari KPU RI
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Sejumlah petugas menyortir surat suara di Dome Centre Bulungan, belum lama ini. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara mengklaim persiapan Pemilu 2019 serentak 17 April di Kalimantan Utara secara teknis sudah mencapai 95 persen.

Sisanya, KPU Kaltara masih menunggu kiriman atas kekurangan surat suara dari KPU RI.

Sekretaris dan beberapa Kabag serta operator yang menginput kebutuhan surat suara di Sekretariat KPU Kalimantan Utara telah diminta langsung menghadap ke KPU RI.

"Kami meminta kepastian tentang kapan kekurangan itu datang. Sekarang kan hitungannya tinggal 14 hari," kata Suryanata Al Islami saat disua Tribunkaltim.co, Kamis (4/4/2019) di Gedung Wanita Bulungan, Tanjung Selor.

Selain itu, KPU juga akan segera menggesek logistik pemungutan suara ke beberapa TPS terpencil di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan.

"Beberapa daerah yang jauh, akan kita distribusi mulai tanggal 8 April ini. Karena KPU sudah menjadwalkan dengan maskapai penerbangan," ujarnya.

Bagaimana Proses Pemungutan Suara di TPS Nanti? KPU Kaltara Simulasikan ke Penyelenggara dan Pemilih

KPUD PPU Mulai Pengepakan Surat Suara, Ini Target Pendistribusian ke PPK

VIDEO - Surat Suara Pemilu 2019 di KPU Balikpapan Masih Kurang 23 Ribu

Survei Indo Barometer: Simulasi Surat Suara Lengkap, Paslon 01 Unggul 21,3% dari 02

Dengan waktu yang tersisa, Suryanata mengharapkan, setidaknya surat suara pengganti dari KPU RI datang tanggal 10 April. Penyortiran paling tidak membutuhkan waktu satu hari.

Mengantisipasi terjadinya keterlambatan, KPU juga menyiapkan langkah antisipasi. Surat suara yang dikategorikan rusak akan dibuka dan dicermati kembali oleh KPU dan meminta disaksikan oleh Bawaslu apakah kerusakan bisa ditolerir atau tidak.

"Kalau misal ada bercak-bercak sedikit, mungkin bisa kita tolerir. Tetapi kita berharap KPU RI segera menindaklanjuti, karena bukan hanya kita yang mengalami. Di daerah lain juga ada," ujarnya.

Ketua KPU Kalimantan Utara, Suryanata Al Islami.
Ketua KPU Kalimantan Utara, Suryanata Al Islami. (TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN)
Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved