Liga Indonesia

Manajemen Baru Persiba Dikabarkan Mundur, Legal Manajemen Lama Anggap Keputusan Sepihak

"Ini ada konsekuensinya. Ini bukan dokumen palsu yang kita pegang bersama saat ini," tegasnya.

Manajemen Baru Persiba Dikabarkan Mundur, Legal Manajemen Lama Anggap Keputusan Sepihak
Tribunkaltim.co/Cahyi Wicaksono P
Skuat Persiba Balikpapan dalam sesi latihan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono Putro

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Resmi mundur, Rahmad Mas'ud bersama jajaran manajemen baru menyatakan melepaskan diri menjadi investor bagi Persiba Balikpapan.

Dalam menjalani mediasi bersama manajemen lama, selama beberapa lama, bendera putih resmi keluar dari manajemen baru yang disampaikan oleh pihak legal manajemen lama. Demikian disampaikan Muhdar, selaku legal manajemen lama. 

Muhdar menyampaikan bahwa beberapa saat lalu, manajemen baru resmi menyatakan bahwa memutuskan untuk mundur dan melepas Persiba Balikpapan.

Namun keputusan itu dianggap sebagai keputusan yang sepihak.

"Sudah menyampaikan melalui telepon seluler tadi, bahwa setelah menjalani mediasi yang cukup berbelit-belit tadi, akhirnya pihak manajemen baru memutuskan untuk mundur menangani Persiba," jelas Muhdar, Minggu (7/4/2019).

Dia juga menyampaikan, bahwa secara hukum hal ini belum dapat dibenarkan.

Apalagi secara hukum kontrak dijelaskan, sesuai akta dibawah tangan yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak, sudah sangat jelas bahwa setelah adanya kesepakatan yang dipahami bersama. Setelah administrasi sudah jelas tertera dengan sangat detail.

"Tapi kan harusnya dipahami dalam hukum kontrak itu, bahwa nota yang kita tanda tangani bersama, apalagi sudah ada logo Persiba yang baru, artinya kan itu semua sudah resmi diserahkan kepada manajemen baru," ungkapnya.

Dirinya juga menegaskan, semua dokumen kesepakatan yang telah diketahui bersama bukanlah dokumen palsu yang dapat dimainkan.

Halaman
123
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved