Pemprov Kaltara Tepis Isu WNA Miliki KTP, Tak Boleh Deportasi TKI Saat Masa Tenang

Basiran mengatakan, NIK yang didapatkan oleh WNA bukanlah NIK sebagaima lazimnya yang tercantum dalam NIK KTP.

Pemprov Kaltara Tepis Isu WNA Miliki KTP, Tak Boleh Deportasi TKI Saat Masa Tenang
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Basiran, Kepala Badan Kesbangpol Kalimantan Utara. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Informasi adanya tenaga kerja asing (TKA) atau warga negara asing (WNA) yang memiliki KTP ditepis Badan Kesbangpol Kalimantan Utara.

Kepala Kesbangpol Kalimantan Utara, Basiran, menjelaskan dirinya telah turun langsung mengecek sejumlah daerah bersama pihak keamanan dan Disdukcapil serta KPU atas isu yang beredar.

"Setelah dilakukan koordinasi dan penyelidikan lebih lanjut, ternyata hal tersebut tidak benar. Yang namanya WNA memiliki KTP, untuk wilayah Kalimantan Utara, belum ada," kata Basiran, Selasa (9/4/2019).

Bila mana terdapat WNA yang diindikasikan memiliki KTP, akan diketahui melalui nomor induk kependudukan (NIK).

Basiran mengatakan, NIK yang didapatkan oleh WNA bukanlah NIK sebagaima lazimnya yang tercantum dalam NIK KTP.

"Nomornya adalah nomor izin tinggal tetap. Itu berita yang sempat hangat," ujarnya.

Selain itu, hal lain yang diantisipasi adalah adanya pergerakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri menjelang hari pemungutan suara dalam Pemilu 17 April nanti.

Baca juga:

Ungkap Argumen di Balik Ancaman People Power, Amien Rais Singgung soal 'Ghost Voters'

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved