Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis hingga Selebgram Angkat Bicara, Awkarin Bakal ke Pontianak

Awkarin yang aktif di Instagram dan YouTube angkat bicara soal pengeroyokan siswi SMP. Awkarin sebut akan ke Pontianak. Membela angkat biacara.

Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis hingga Selebgram Angkat Bicara, Awkarin Bakal ke Pontianak
Kolase Tribunnews.com
Awkarin bernama lengkap Karin Novilda merupakan seorang selebriti internet asal Indonesia yang aktif di media sosial seperti Instagram dan YouTube, dirinya angkat bicara soal pengeroyokan siswi SMP. 

Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis Hingga Selebgram Angkat Suara, Awkarin Bakal ke Pontianak

TRIBUNKALTIM.CO, PONTIANAK - Awkarin bernama lengkap Karin Novilda merupakan seorang selebriti internet asal Indonesia yang aktif di media sosial seperti Instagram dan YouTube.

Wanita kelahiran Jakarta, 29 November 1997 atau 21 tahun ini akhirnya turut angkat bicara terhadap kasus  yang menimpa seorang siswi Pontianak, Au yang diduga menjadi korban pengeroyokan siswi SMA.

 

Awkarin melalui insta storynya menuliskan keprihatinkan atas kasus yang mencoreng dunia pendidikan ini.

Ia menuliskan tagar #justiceforaudrey.

Bahkan ia mengaku siap memberikan dukungan langsung untuk korban Au di Pontianak. 

"doakan ya, jika diberi kesempatan dan waktu, aku akan ke pontianak, memperjuangkan hak audrey dan hak asasi wanita,"tulisnya

Awkarin melalui insta storynya menuliskan keprihatinkan atas kasus pengeroyokan siswi SMP yang mencoreng dunia pendidikan
Awkarin melalui insta storynya menuliskan keprihatinkan atas kasus pengeroyokan siswi SMP yang mencoreng dunia pendidikan (Instagram/awkarin)

Bahkan menjawab salah satu pesan dari netizen yang mengatakan persoalan ini bakal diselesaikan dengan cara kekeluargaan lantaran diduga orang tua pelaku merupakan pejabat, Awkarin dengan tegas tidak menyetujui hal itu.

"mau orang tuanya siapa kek. gak bener kalo orang tuanya membenarkan anaknya berlaku seperti itu. jabatan gak dibawa mati. cara parenting orang tua akan turun menurun ke anak dan cucu. kalo emang damai bener bener secara damai dr kedua belah pihak gapapa deh. tapi kalau damai yang dipaksa karena diancam. saya tidak setuju,"tulisnya kemudian

Bahkan netizen kembali berharap tidak ada kata damai dengan persoalan serius ini, Awkarin kembali berkomentar.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved