Berita Video

VIDEO - Budidaya Madu Kelulut di Tenggarong Kukar, Sekali Panen Hasilkan 5 Liter Madu

“Sekali panen saya bisa menghasilkan 4-5 liter. Sedangkan harga madu kelulut ini Rp 600 ribu/liternya,” kata Sugeng.

VIDEO - Budidaya Madu Kelulut di Tenggarong Kukar, Sekali Panen Hasilkan 5 Liter Madu
tribunkaltim.co/ taufik
Kelompok tani Kelurahan Bukit Biru Tenggarong, Kutai Kartanegara membudidayakan madu kelulut. Tiap bulan mereka memanen madu 4-5 liter. Harga satu liternya mencapai Rp 600 ribu 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rahmad Taufik

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kelompok Tani (Poktan) Pembudidaya Kelulut Bukit Madu Alam, Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kukar, membudidayakan madu kelulut dari hewan heterotrigona jenis itama, bakeri dan biroi, dalam bentuk koloni.

Jumlah anggota poktan terus berkembang mencapai 17 orang, bahkan seorang di antaranya berasal dari Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu.

Tiap orang memiliki minimal 7 koloni kelulut, paling banyak sampai 62 koloni. Mereka memesan bibit dari Banjarmasin. Poktan ini memanen madu hampir tiap bulan.

Salah Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak, Kini Dirinya Merasa jadi Korban

Diserang Banyak Hoaks, Ketua KPU RI: Bisakah Polisi Langsung Bertindak Tanpa Ada Laporan?

Prabowo Subianto Tulis Surat untuk Penyidik KPK Novel Baswedan, Begini Isinya

Sugeng Pribadi, pembudidaya kelulut, mengaku awalnya hobi dan suka mengonsumsi madu. Hingga kemudian ia bertemu dengan rekan sesama pembudidaya kelulut.

“Saya membudidayakan kelulut sudah setahun ini. Awalnya, saya punya 10 koloni,” tuturnya.

Dalam setahun, budidaya kelulutnya makin berkembang hingga sekarang Sugeng memiliki 62 koloni di kebun belakang rumahnya.

Tiap bulan ia memanen madu kelulut yang kaya kandungan propolis ini.

“Sekali panen saya bisa menghasilkan 4-5 liter. Sedangkan harga madu kelulut ini Rp 600 ribu/liternya,” kata Sugeng.

Ia menyediakan dalam kemasan 250 ml seharga Rp 150 ribu. Saat ini dia belum mampu melayani permintaan dari luar daerah.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved