Pemkan Kutim Sediakan Arena Ekspresi untuk Coret-coret Usai Lulusan Sekolah

Pemkan Kutim Sediakan Arena Ekspresi untuk Coret-coret Usai Lulusan Sekolah

Pemkan Kutim Sediakan Arena Ekspresi untuk Coret-coret Usai Lulusan Sekolah
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Dinding ekspresi yang bisa menjadi tempat mengekspresikan seni 

Pemkan Kutim Sediakan Arena Ekspresi untuk Coret-coret Usai Lulusan Sekolah

SANGATTA, TRIBUNKALTIM.CO - Ujian Nasional tingkat SMA sudah selesai dilaksanakan. Meski belum ada pengumuman kelulusan, satu per satu, sekolah yang ada di Sangatta sudah menggelar pelepasan siswa dan siswinya. Seperti yang dilakukan SMA Negeri 1 Sangatta Utara di ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Selasa (9/4/2019).

SMA Negeri 1 Sangatta Utara melepas 367 pelajar yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan pada 18 pelajar berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik.

Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ST MM yang ikut hadir melepas ratusan pelajar tersebut mengajak agar tidak melakukan aksi coret coret dan konvoi di jalanan. Karena bisa berimbas pada ketidaknyamanan pengguna jalan lainnya. Belum lagi bila coret –coret tidak hanya pada pakaian seragam saja, melainkan sarana dan fasilitas umum ikut dicoret juga. Tentu akan merusak pemandangan Kota Sangatta.

Ia mengajak para lulusan yang akan melakukan aksi coret-coret memusatkan kegiatannya di kawasan Folder Sangatta saja. Tak hanya SMA Negeri I Sangatta Utara, tapi SMA maupun SMK lainnya juga diajak untuk memusatkan kegiatan di area folder.

“Pemkab Kutim menyediakan papan ekspresi kelulusan seluas 3 X 40 meter di kawasan folder Sangatta. Gunakan itu untuk mencoret kalimat-kalimat yang membangun. Pesan dan saran untuk memotivasi. Nggak usah coret-coret di baju dan konvoi. Kita berkumpul saja di area folder. Melampiaskan kesenangan di sana,” ungkap Kasmidi Bulang.

Pesan lainnya, Kasmidi mengajak para luluskan meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi lagi. Untuk membangun Kabupaten Kutim. “Kita butuh orang-orang hebat untuk membangun Kutim. Karena memang harus kita yang membangun. Kita tidak bisa mengharapkan orang dari luar Kutim. Mereka yang berprestasi, coba dikumpulkan untuk pengusulan beasiswa,” kata Kasmidi.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved