Piala Presiden 2019

Inilah 5 Pelatih yang Kehilangan Pekerjaan Usai Perhelatan Piala Presiden

Pemecatan Fabio Lopez setelah Piala Presiden 2019 bukan hal yang baru, sebelumnya ada empat pelatih yang rasakan situasi serupa.

Inilah 5 Pelatih yang Kehilangan Pekerjaan Usai Perhelatan Piala Presiden
Instagram/@lopezofficial1
Eks Pelatih Borneo FC, Fabio Lopez 

Nasib paling tragis barangkali dialami oleh Subangkit kala menangani PSIS Semarang pada 2017.

Pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur, itu sukses membawa PSIS promosi dari Liga 2 2017 ke Liga 1 2018.

Akan tetapi, Subangkit tiba-tiba dipecat setelah PSIS melakukan evaluasi setelah Piala Presiden 2018.

Ironisnya pemecatan tersebut terjadi beberapa pekan sebelum Liga 1 2018 bergulir.

”Seharusnya pemberitahuan sejak jauh hari sebelum kompetisi, jadi saya memiliki banyak waktu untuk komunikasi dengan tim baru,” ucap Subangkit.

”Saya pikir ini karena mereka menilai tidak ada progres selama pramusim,” katanya lagi.

5. FABIO LOPEZ (BORNEO FC)

Fabio Lopez, pelatih Borneo FC.
BORNEOFC.ID
Fabio Lopez, eks pelatih Borneo FC.

Pelatih asal Italia, Fabio Lopez, menjadi korban teranyar dari ganasnya turnamen pramusim di Indonesia.

Eks juru taktik tim akademi AS Roma itu dipecat oleh Borneo FC setelah gagal total di Piala Presiden 2019.

Laskar Pesut Etam, julukan Borneo FC, tak mampu mencetak gol atau pun poin di fase grup turnamen tersebut.

Alhasil, Lopez harus kehilangan posisinya sebagai pelatih beberapa pekan menjelang Liga 1 2019.

"Terhitung sejak hari ini, kami sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Keputusan ini diambil untuk membuat Borneo FC lebih baik lagi ke depannya," kata pemilik Borneo FC, Nabil Husein.

Hingga kini Borneo FC masih belum memiliki sosok pelatih pengganti Fabio Lopez. (Bolasport.com)
Baca juga:
Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved