Tidak Punya E-KTP dan tak Tahu Tata Cara Mendapat Suket, Abu Bakar Baasyir Golput Pada Pemilu 2019

Mungkin karena petugas tidak memberikan pencerahan soal itu dan tampaknya beliau juga pasif dan tidak tahu"

Tidak Punya E-KTP dan tak Tahu Tata Cara Mendapat Suket, Abu Bakar Baasyir Golput Pada Pemilu 2019
Tribunnews.com/ Rizal Bomatama
Abu Bakar Baasyir usai menjalani cek kesehatan di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, KABUPATEN BOGOR - Abu Bakar Baasyir tidak akan menggunakan hak pilihnya alias golput pada Pemilu 2019 besok. Alasannya Baasyir tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El). Demikian juga surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil.

Menurut Abdurrahim, putra Abu Bakar Baasyir, sejatinya ayahnya memilik hak memilih karena ia sebagai warga negara Indonesia (WNI), meskipun sang ayah tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejak awal ditangkap. "Seharusnya beliau tetap dapat hak pilih. Soal KTP bukan alasan, beliau tetap WNI maka tetap punya hak pilih," ujarnya.

Anak terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir, Abdurrahim Baasyir mengatakan, alasan sang ayah tidak menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilu 2019 karena petugas Lapas tidak memberikan informasi tentang tata cara memperoleh surat keterangan (suket) dan formulir A5.

"Mungkin karena petugas tidak memberikan pencerahan soal itu dan tampaknya beliau juga pasif dan tidak tahu," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/4/2019).

Ia menegaskan, keputusan tidak memilih alias golput adalah hak setiap warga negara, maka hak tersebut harus dilindungi oleh pihak Lapas. "Ya Itu haknya beliau mau gunakan hak pilihnya atau tidak yang penting kewajiban pihak lapas harus memfasilitasi dulu," tegasnya

Kepala Lapas Gunung Sindur, Sopiana mengatakan belum bisa memberikan keterangan alasan Abu Bakar Baasyir memilih golput. Pasalnya, pihak Lapas telah memasukkan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas III Gunung Sindur ke daftar pemilih sementara (DPS), termasuk Baasyir.

"Seluruh WBP di Lapas kami kirimkan DPS-nya walaupun ada informasi beliau tidak mau memilih, tapi kan hari H nya kita enggak tau takutnya beliau berubah (ikut memilih)," katanya.

Terkait suket serta form A5 untuk Baasyir, pihaknya sudah memberikan informasi ke seluruh warga binaan. "Iya memang keluarga tidak dikasih tahu, tetapi kan ketika penetapan DPT seluruh warga binaan yang ada di sini dilakukan perekaman ketika terdaftar di daerah domisilinya. Otomatis dia jadi DPT di Gunung Sindur," terangnya. Dari total 178 napi teroris di Rutan Gunung Sindur, 112 napi di antaranya masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Abu Bakar Baasyir Golput Pada Pemilu 2019", https://regional.kompas.com/read/2019/04/15/18184631/ini-alasan-abu-bakar-baasyir-golput-pada-pemilu-2019.

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved