Gereja Katedral Notre Dame Terbakar, Bos Besar Gucci Sumbang Dana Rp 1,5 Triliun

Hal itu diungkapkan Francois-Henri Pinault beberapa jam setelah kebakaran dahsyat merobek struktur bersejarah Gereja Katedral Notre Dame

Gereja Katedral Notre Dame Terbakar, Bos Besar Gucci Sumbang Dana Rp 1,5 Triliun
Kolase staging.bteam.org & abc.net.au
Bos besar Gucci sumbang dana Rp 1,5 triliun untuk bantu pemulihan Gereja Katedral Notre Dame yang terbakar di Paris, Perancis. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Terbakarnya bangunan bersejarah Gereja Katedral Notre Dame di Paris, Perancis, membuat masyarakat dunia berduka. Salah satunya adalah Francois-Henri Pinault.

Miliarder Perancis Francois-Henri Pinault mengatakan Senin malam dia dan keluarganya akan menyumbangkan 100 juta euro setara Rp 1,5 triliun untuk membantu membangun kembali Gereja Katedral Notre Dame.

Hal itu diungkapkan Francois-Henri Pinault beberapa jam setelah kebakaran dahsyat merobek struktur bersejarah Gereja Katedral Notre Dame yang telah berusia 856 tahun.

"Ayah saya (Francois Pinault) dan saya telah memutuskan untuk membebaskan mulai sekarang dari dana grup perusahaan Artemis sejumlah 100 juta euro untuk berpartisipasi dalam upaya yang akan diperlukan untuk rekonstruksi lengkap Notre Dame," tulis Francois-Henri Pinault dalam sebuah pernyataan yang dilansir buzzfeednews.com.

Francois-Henri Pinault.
Francois-Henri Pinault. (wikimedia.org)

Francois-Henri Pinault adalah CEO Kering S.A, perusahaan grup barang mewah yang mencakup Gucci dan Saint Laurent.

Dia juga tercatat sebagai presiden perusahaan induk Perancis Groupe Artemis, yang memiliki rumah lelang seni rupa Christie's.

Francois-Henri Pinault.
Francois-Henri Pinault. (s4.reutersmedia.ne)

Sementara itu, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan Senin malam bahwa ia berencana untuk meluncurkan kampanye penggalangan dana nasional untuk membangun kembali Gereja Katedral Notre Dame yang telah berusia berabad-abad.

"Kami akan membangun kembali," kata Macron kepada wartawan.

"Kami akan membangun kembali Gereja Katedral Notre Dame karena ini adalah apa yang diharapkan oleh Perancis, karena inilah yang pantas untuk sejarah kami, karena itu adalah takdir kami," tegas Emmanuel Macron.

Selama 856 tahun berdiri, Gereja Katedral Notre Dame telah mengalami pemulihan beberapa kali.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved