Kantor PT Anugerah Energitama Terbakar, Diduga Dilakukan Para Karyawan Korban PHK Sepihak

Ada 400 karyawan yang terkena PHK massal akibat tidak masuk kerja selama lima hari dan ada kebakaran di PT Anugerah Energitama.

Kantor PT Anugerah Energitama Terbakar, Diduga Dilakukan Para Karyawan Korban PHK Sepihak
Tribunkaltim.co/M Sargarita
Persoalan tenaga kerja perusahaan perkebunan sawit, PT Anugerah Energitama (AE), berbuntut panjang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (16/4) sekitar pukul 10.30 Wita. Kantor perusahaan yang berada di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, itu diduga dibakar massa. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Persoalan tenaga kerja perusahaan perkebunan sawit, PT Anugerah Energitama (AE), berbuntut panjang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (16/4) sekitar pukul 10.30 Wita.

Kantor perusahaan yang berada di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, itu diduga dibakar massa.

Pelaku pembakaran diduga para karyawan yang terkena PHK sepihak oleh perusahaan tersebut Maret 2019 lalu.

Ada 400 karyawan yang terkena PHK massal akibat tidak masuk kerja selama lima hari.

Pihak perusahaan tidak mentolelir adanya mogok kerja selama lima hari.

Sehingga setelah mengeluarkan surat peringatan untuk masuk bekerja selama dua kali, surat dianggap mengundurkan diri pun keluar.

Hingga saat ini, para pekerja masih menuntut haknya, berupa pesangon atau dipekerjakan kembali.

Namun, perusahaan tidak bergeming sedikit pun.

Hingga akhirnya, Disnaker Kutim menggelar perundingan kembali antara manajemen PT AE dengan para buruh, Senin (15/4/2019).

Namun pihak perusahaan tetap pada pendirian, yakni melakukan PHK pada separuh pekerja yang sebelumnya di PHK, jadi 200 dari 400 pekerja.

Halaman
1234
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved