Pemilu 2019

Bawaslu Bulungan Patroli hingga Pagi, Kumpulan Warga Berlarian saat Didatangi Petugas

Ketua Bawaslu Bulungan mengatakan rencana politikuang berhasil dicegah oleh tim patroli bekerjasama dengan Polres dan Kodim 0903 Tanjung Selor.

Bawaslu Bulungan Patroli hingga Pagi, Kumpulan Warga Berlarian saat Didatangi Petugas
TRIBUN KALTIM/M ARFAN
MOBIL PATROLI - Salah satu kendaraan operasional Bawaslu Bulungan yang digunakan untuk patroli "Tolak Politik Uang". Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Belakangan selama masa tenang ini, Bawaslu Bulungan mengendus indikasi-indikasi adanya rencana money politic.

Ketua Bawaslu Bulungan, Ahmad, mengatakan rencana tersebut berhasil dicegah oleh tim patroli Bawaslu bekerjasama dengan tim Polres Bulungan dan Kodim 0903 Tanjung Selor.

"Alhamdulillah, sampai sejauh ini kita bisa cegah (money politic). Biasanya ada warga yang kumpul-kumpul di malam hari lebih dari 1 orang. Begitu didekati petugas, mereka berlarian," sebutnya saat disua Tribunkaltim.co, Selasa (16/4) di Dermaga Salimbatu, Tanjung Selor.

"Tadi malam ada kita lewat beberapa titik. Kalau kita naik motor, mereka masih belum bubar. Tetapi kalau kita pakai mobil, didekati mereka berlarian," tambahnya.

Pengawasan semakin intensif dilakukan. Ahmad mengatakan, Bawaslu dan aparat kepolisian serta TNI akan bersama-sama melaksanakan patroli Selasa malam ini hingga pagi hari, Rabu (17/4/2019) untuk mengantisipasi money politik dan yang lazim disebut masyarakat sebagai 'serangan fajar'.

"Kami pastikan bahwa kami, Polres, Kodim, dan Bawaslu Provinsi akan mengawasi Tanjung Selor dan Tanjung Palas. Untuk kecamatan lain dikoordinir oleh Panwascam, Polsek, dan Koramil," ujarnya.

Sejumlah petugas menyortir surat suara di Dome Centre Bulungan, baru-baru ini.
Sejumlah petugas menyortir surat suara di Dome Centre Bulungan, baru-baru ini. (Tribunkaltim.co/ M.Arfan)

Ahmad menjelaskan, money politic bukan hanya adanya transaksi memberi atau diberi uang oleh peserta politik kepada pemilih.

Melainkan pemberian barang dan janji termasuk money politic.

"Jangankan barang, janji pun sudah masuk money politic. Umpama ada yang menjanjikan, ada perjanjiannya. Itu sudah termasuk," sebutnya.

Sanksi hukum money politic tidak main-main. Ahmad mengatakan, jika ketahuan money politic berlangsung sebelum pukul 12.00 malam nanti, terancam pidana penjara selama 4 tahun.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved