Pemilu 2019

Ketua Bawaslu Tarakan Perbolehkan TPS Tetap Layani Masyarakat Lewat Jam 13.00 Wita, Ini Alasannya

Ketua Bawaslu Tarakan Perbolehkan TPS Tetap Layani Masyarakat Lewat Jam 13.00 Wita. Pukul 13.00, menurut Bawaslu, merupakan batas pendaftaran di TPS

Ketua Bawaslu Tarakan Perbolehkan TPS Tetap Layani Masyarakat Lewat Jam 13.00 Wita, Ini Alasannya
tribunkaltim.co/junisah
Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio bersama istri memperlihatkan jarinya usai melakukan pencoblosan di TPS 018 Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah tepatnya di SDN Utama 2 Kota Tarakan Provinsi Kaltara 

Sulaiman mengaku, bahwa di TPS-nya saat ia melakukan hak pilihnya juga mengalami hal yang sama.

Sulaiman baru dapat mencoblos pukul 08.00 Wita.

“Karena pukul 07.00 Wita itu baru dilakukan proses sumpah bagi anggota KPPS, lalu anggota KPPS harus menyusun dan menghitung kertas suara yang ada dan itu waktunya bisa mencapai 1 jam,” katanya.

Dikatakan Sulaiman, peraturan KPU RI bahwa pencoblosan dilakukan mulai pukul 07.00 hingg pukul 13.00 Wita, bukan untuk pencoblosan melainkan waktu pendaftaran.

Sehingga masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya terlebih dahulu melakukan pendaftaran di TPS .

“Kalau sudah ada surat pendaftarannya dan nomor urutnya, namun pencoblosan sudah melewati pukul 13.00 Wita, tidak masalah.

Pencoblosan tetap saja bisa dilakukan sampai pemilih yang sudah mendaftar menyalurkan hak pilihnya.

Tapi kalau pukul 13.00 lewat baru melakukan pendaftaran di TPS yah tidak bisa lagi,” ujarnya.

Menurut Sulaiman, sebenarnya proses pencoblosan di TPS cepat atai lambat semua itu tergantung dari ketua KPPS dan anggota KPPS yang berada di TPS.

“Kalau memang prosesnya cepat yah pelaksanaan di TPS juga cepat dilakukan,” ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Junisah
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved