Pilpres 2019

Tanggapi Isu People Power Pilpres 2019, Ini Penyataan Resmi Kepolisian Kaltim

"People power bukan koridor prosedur hukum yang ada. Ya, antisipasinya kita telah melakukan pemetaan keamanan di setiap daerah," ujarnya.

Tanggapi Isu People Power Pilpres 2019, Ini Penyataan Resmi Kepolisian Kaltim
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - People Power jadi kata yang belakangan santer terdengar jelang hari H pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

Kata tersebut dilontarkan elit politik yang saat ini tengah berkompetisi memperebutkan kursi Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2019.

Kalimat bernada ancaman pengerahan massa bila terjadi kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, dilontarkan salah satu kubu Capres.

Kontan hal tersebut menuai reaksi dari berbagai pihak.

TNI-Polri salah satunya, kedua pucuk pimpinan lembaga keamanan negara tersebut juga telah menyerukan, bagi siapa pun yang mencoba-coba mengganggu jalannya Pemilu 2019, TNI-Polri sebagai benteng NKRI lebih dari siap menghadapinya.

Bagaimana di Kaltim? Kendati suhu politik nasional kian meningkat signfikan, Kombes Pol Ade Yaya Suryana selaku Kabid Humas Polda Kaltim, mengatakan Kaltim termasuk daerah aman jika dilihat dari peta kerawanan nasional.

"(People power) Tak ada di Kaltim. Saya kira masyarakat Indonesia khususnya Kaltim, cinta perdamaian. Cinta situasi kamtibmas yang kondusif. Saya yakin semua akan bahu membahu wujudkan Pilpres aman dan damai," ungkapnya, Selasa (16/4/2019).

Ade juga menambahkan, Kapolri dan Panglima TNI dengan tegas menyatakan siapa pun yang menghambat berhadapan dengan TNI-Polri sebagai benteng NKRI.

"People power bukan koridor prosedur hukum yang ada. Ya, antisipasinya kita telah melakukan pemetaan keamanan di setiap daerah," ujarnya.

Saat ditanya soal elemen masyarakat, baik dari ormas, LSM hingga kelompok pendukung paslon yang menyerukan berbagai metode pada saat hari H pencoblosan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved