Pemilu 2019

Hanya Dua Pasangan, Ahli: Pilpres Putaran Kedua dan Harus Menang di 17 Provinsi Tak Berlaku

Menyikapi banyak keributan tentang mana hasil quick count Pemilu 2019 dam aturan yang tertuang dalam UUD 1945, begini kata pakar.

Hanya Dua Pasangan, Ahli: Pilpres Putaran Kedua dan Harus Menang di 17 Provinsi Tak Berlaku
serambi indonesia
Prabowo Subianto dan Jokowi 

Hanya Dua Pasangan, Pilpres Putaran Kedua dan Harus Menang di 17 Provinsi Tak Berlaku

TRIBUNKALTIM.CO - Merujuk pada pasal 6A ayat 3 UUD 1945, apakah pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 memenuhi syarat untuk dilantik?

Pertanyaan lain, bagaimana jika tidak memenuhi pasal tersebut, apakah Pilpres 2019 harus diulang?

Hasil quick countPilpres 2019 itu sendiri sudah ramai diperbincangkandi berbagai media sosial. Bahkan seorang calon presiden, Prabowo Subianto mulai bersikap tegas tidak mempercayai hasil quick count. Prabowo bahkan sudah mendeklarasikan kemenangannya.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen. (ANTARA FOTO/Ind Eko Suwarso)

Menyikapi banyak keributan tentang mana hasil quick count Pemilu 2019 dam aturan yang tertuang dalam UUD 1945, begini kata pakar.

Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono menegaskan, dengan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) yang bertarung.

 
Maka bisa disimpulkan Pilpres 2019 berlaku satu putaran saja.

Pernyatan tersebut disampaikan Bayu saat konfirmasi mengenai kabar yang beredar di jejaring pesan singkat dan media sosial.

Dimana yang menyebut pasangan calon 2019 harus memenuhi syarat dalam Pasal 6A ayat (3) UUD 1945.

Pasal tersebut menyatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved