Liga Italia

Juventus Juara - Antusiasme Melonjak, Uang dari Suporter Berpotensi Tutupi Biaya Transfer Ronaldo

Cristiano Ronaldo memang belum mempersembahkan gelar juara Liga Champions pada 2018-2019 atau musim perdananya bareng Juventus.

Juventus Juara - Antusiasme Melonjak, Uang dari Suporter Berpotensi Tutupi Biaya Transfer Ronaldo
(AFP)
Cristiano Ronaldo diistirahatkan saat Juventus bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Hanya bermodalkan uang dari suporter, Juventus bisa menutupi ongkos transfer Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo memang belum mempersembahkan gelar juara Liga Champions pada 2018-2019 atau musim perdananya bareng Juventus.

Kendati demikian, sang superstar memberikan keuntungan finansial luar biasa buat Si Nyonya Tua.

Kehadiran pemilik lima Ballon d'Or itu mampu menyedot banyak penggemar.

 

Di sepanjang musim ini, menurut laporan La Gazetta dello Sport, Si Nyonya Tua meraup keuntungan 60 juta euro (Rp 947,7 miliar) dari biaya masuk stadion dan fasilitas-fasilitas penunjang di sekitarnya.

Artinya, jika angka pemasukan pada musim depan tetap sama, Juventus bisa balik modal untuk biaya yang sudah mereka keluarkan buat transfer Ronaldo.

Bianconeri menggelontorkan 117 juta euro sewaktu mengangkut CR7 dari Real Madrid.

Suplai uang Juventus bukan cuma berasal dari tiket nonton pertandingan di Allianz Stadium.

Pemasukan mereka juga datang lewat museum, restoran, dan toko cenderamata yang semuanya berada di stadion.

Juventus Store di dekat Allianz Stadium.
ADE JAYADIREJA/BOLASPORT.COM
Juventus Store di dekat Allianz Stadium.

Juventus sendiri baru saja mengunci gelar juara Liga Italia.

Kepastian scudetto mereka dapatkan setelah menang 2-1 atas Fiorentina dalam laga giornata ke-33.

Capaian Allegri

Soal gelar juara Liga Italia, kini hanya ada satu orang yang belum bisa dilampaui Massimiliano Allegri.

Massimiliano Allegri lagi-lagi berhasil membawa Juventus menjadi kampiun Liga Italia.
Kemenangan Juventus 2-1 atas Fiorentina membuat koleksi poin mereka tak lagi bisa disalip Napoli di peringkat kedua.

Bagi Juventus, ini adalah gelar kedelapan secara beruntun pada ajang Serie A.

 

Bagi Allegri pribadi, ini menjadi gelar kelima yang ia raih bersama Juventus di Liga Italia.

Tiga gelar Scudetto Juventus sebelum Allegri dipersembahkan oleh Antonio Conte.

Kini artinya Allegri sudah punya enam gelar Serie A, selain di Juventus ia sempat satu kali membawa AC Milan menjadi juara musim 2010-2011.

Dalam daftar pelatih yang paling banyak menjuarai Liga Italia, Allegri kini meninggalkan Fabio Capello dan Marcello Lippi yang masing-masing memiliki lima gelar.

Hanya ada satu orang yang catatannya belum bisa dilampaui oleh Allegri - Giovanni Trapattoni.

Pelatih berjuluk Mr Trap tersebut sudah tujuh kali mengangkat trofi Serie A.

Ia mengoleksi enam gelar bersama Juventus (1976–77, 1977–78, 1980–81, 1981–82, 1983–84, 1985–86) dan satu gelar bersama Inter Milan (1988–89).

Sedangkan saat masih aktif menjadi pemain, Trapattoni dua kali menjadi juara Serie A bersama AC Milan (1961–62, 1967–68).

Juara Usai Bekuk Fiorentina

Laga pekan ke-33 Serie A, Liga Italia, antara Juventus vs Fiorentina berakhir dengan skor 2-1.

Pertandingan Juventus vs Fiorentina, Liga Italia, berlangsung di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (20/4/2019).

Juventus sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Nikola Milenkovic pada menit ke-6.

Namun, Si Nyonya Besar, julukan Juventus, membalas lewat gol Alex Sandro (37') dan gol bunuh diri German Pezzella (53').

Dengan kemenangan tersebut, Juve memastikan gelar juara Serie A atau Scudetto yang ke-35, atau kedelapan kalinya secara beruntun sejak 2012.

Dengan koleksi 87 poin, Juve sudah tak bisa terkejar lagi oleh Napoli yang kini menduduki peringkat kedua dengan 67 poin.

Dengan masih menyisakan enam pertandingan, raihan maksimal yang bisa didapat Napoli hanya 85 poin.

Napoli baru akan menjalani laga pekan ke-33 melawan Atalanta pada Senin (22/4/2019).

Melihat hasil tersebut maka Juventus akhirnya memastikan diri menjadi juara Liga Italia 2018-2019 pada pekan ke-33 Liga Italia, Sabtu (20/4/2019).

Menjamu Fiorentina di Allianz Stadium Turin, Juventus hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara.

Namun, Juventus berhasil mengalahkan Fiorentina 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu pada menit-menit awal babak pertama.

Secara keseluruhan Juventus bermain buruk di babak pertama.

Seharusnya gawang mereka kebobolan tiga-empat gol jika menyimak banyaknya peluang yang didapatkan Fiorentina.

Pada menit ke-4, Cristiano Ronaldo punya 2 peluang beruntun.

Pertama tembakan volinya masih melebar, kemudian dia tidak bisa menjangkau bola silang Federico Bernardeschi.

Justru 2 menit kemudian Fiorentina yang duluan mencetak gol.

Sontekan Federico Chiesa bisa diblok kiper Wojciech Szczesny, tetapi bola muntah disambar masuk ke gawang oleh Nikola Milenkovic.

Pada menit ke-11, Fiorentina kembali mengancam lewat serangan balik. Beruntung bagi Juventus, tembakan Kevin Mirallas masih melesat ke atas gawang.

Juventus terus mengurung pertahanan Fiorentina, tetapi minim pergerakan final yang menciptakan peluang bersih.

Sembilan menit kemudian, sebuah serangan balik Fiorentina kembali menghadirkan bahaya bagi Juventus.

Leonardo Bonucci berhasil memotong umpan Giovanni Simeone, yang seandainya bisa mencapai Chiesa tampak akan membuahkan gol.

Di menit ke-26, Simeone mencetak gol yang kemudian dianulir wasit karena anak Diego Simeone ini sudah berada dalam posisi off-side.

Susah menembus pertahanan Fiorentina, Miralem Pjanic mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-31 yang terlalu mudah diamankan kiper Fiorentina, Alban Lafont.

Video Live Streaming Liga Italia Serie A antara SPAL vs Juventus tersaji di sini. Dalam laga SPAL vs Juventus, Si Nyonya Tua siap merayakan gelar Scudetto Liga Italia Serie A musim 2018-2019.
Si Nyonya Tua siap merayakan gelar Scudetto Liga Italia Serie A musim 2018-2019. (Twitter @juventusfcen)

Dua menit kemudian, Cristiano Ronaldo menjajal tembakan dari jarak yang lebih jauh. Bola kembali diamankan oleh Lafont.

Di menit ke-34, Fiorentina kembali memiliki peluang. Tembakan melengkung Chiesa sudah menaklukkan Szczesny, namun bola hanya membentur tiang gawang.

Juventus akhirnya mencetak gol pada menit ke-37. Sundulan terbang menyilang Alex Sandro menyambut sepak pojok Miralem Pjanic menaklukkan Lafont di tiang dekat.

Menjelang babak pertama berakhir, tembakan kaki kiri Chiesa kembali hanya membentur mistar gawang Juventus.

Babak kedua baru berjalan 8 menit, Ronaldo membawa Juventus unggul 2-1.

Berakselerasi di sayap kanan, dia sukses melewati hadangan bek kiri Fiorentina.

CR7 kemudian mengirim umpan silang mendatar yang salah diantisipasi German Pezzella sehingga berbuah gol bunuh diri pemain belakang Fiorentina tersebut.

Pergerakan ofensif Fiorentina, terutama Chiesa, masih terus memunculkan bahaya.

Pada menit ke-58, Szczesny harus bekerja keras memotong umpan silang yang hampir menjangkau Chiesa.

Empat menit kemudian, Chiesa melepaskan tembakan jarak jauh dari posisi yang bagus, tetapi Szczesny mampu mengamankan bola.

Ronaldo hampir mencetak gol pada menit ke-63, tetapi Milenkovic sukses melakukan tekel pada saat yang tepat ketika CR7 akan menembak.

Semenit kemudian, tembakan Miralem Pjanic bisa diblok Lafont ke atas gawang.

Intensitas pertandingan kemudian menurun dengan Juventus mengatur tempo sedangkan Fiorentina secara mengejutkan malah menarik keluar sumber bahaya utama mereka, Federico Chiesa.

Cristiano Ronaldo diistirahatkan saat Juventus bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4/2019).
Cristiano Ronaldo diistirahatkan saat Juventus bertandang ke markas SPAL, Sabtu (13/4/2019). ((AFP))

Paling hanya upaya Bryan Dabo pada menit terakhir yang nyaris mengubah skor.

Memanfaatkan sebuah umpan terobosan, tembakan Dabo masih bisa diblok Szczesny.

Sampai pertandingan usai, skor 2-1 untuk kemenangan Juventus tidak berubah.

Juventus bersama Cristiano Ronaldopun bisa berpesta di malam Paskah, merayakan raihan scudetto ke-35.

Susunan pemain Juventus dan Fiorentina dalam Liga Italia:

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 20-Joao Cancelo, 24-Daniele Rugani, 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro; 23-Emre Can, 5-Miralem Pjanic (Rodrigo Bentancur 65'), 14-Blaise Matudi; 16-Juan Cuadrado (Mattia De Sciglio 87'), 7-Cristiano Ronaldo, 33-Federico Bernardeschi (Moise Kean 74')

Pelatih: Massimiliano Allegri

Fiorentina: 1-Alban Lafont; 4-Nikola Milenkovic, 20-German Pezzella, 5-Federico Ceccherini; 25-Federico Chiesa (Luis Muriel 66'), 14-Bryan Dabo, 17-Jordan Veretout, 24-Marco Benassi (Gerson 73'), 16-David Hancko; 9-Giovanni Simeone, 11-Kevin Mirallas (Edimilson Fernandes 80') Pelatih: Vincenzo Montella

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Juventus Vs Fiorentina, Scudetto 8 Kali Beruntun Si Nyonya Besar". Dan telah tayang juga di BolaSport.com dengan judul Kalahkan Fiorentina 2-1, Juventus Juara Liga Italia 2018-2019 

Artikel Lainnya:

 Hasil Liga Italia - Kalahkan Frosinone, Inter Milan Naik ke Posisi 3, Mauro Icardi tak Cetak Gol

 Kalah di Kandang SPAL, Juventus Harus Tunda Pesta Juara Musim Ini

 Hasil Liga Italia - Kalahkan Frosinone, Inter Milan Naik ke Posisi 3, Mauro Icardi tak Cetak Gol

 Sudah Miliki Klub Liga Prancis PSG, Qatar Bakal Beli AC Milan dan AS Roma?

 Daftar Top Skor Liga Champions Sementara, Lionel Messi di Posisi Puncak, Cristiano Ronaldo Mengejar

Like Fanpage Facebook Tribunkaltim.co: 

Follow Twitter

Follow Instagram Tribun Kaltim 

Subscribe YouTube Channel Tribun Kaltim 

Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved