Capres Prabowo Subianto Tolak Utusan Jokowi, Slamet Maarif: Ulama yang Sarankan

Teka-teki penyebab Calon Presiden Prabowo Subianto menolak menemui utusan Jokowi mulai terkuak.

Capres Prabowo Subianto Tolak Utusan Jokowi, Slamet Maarif: Ulama yang Sarankan
Tribunnews.com/Reza Deni
Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif di Gedung DDII, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (28/11'2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -Teka-teki penyebab Calon Presiden Prabowo Subianto menolak menemui utusan Jokowi mulai terkuak. 

Sebelumnya, Calon Presiden Jokowi Widodo mengirimkan utusan untuk menemui rivalnya dalam perebutan kursi presiden dalam Pilpres 2019 ini. Namun sampai sekarang pertemuan itu belum kunjung dilaksanakan.

Pengakuan datang dari Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Ia mengungkapkan, bahwa Capres Nomor Urut 02 tersebut mendengarkan saran dari  ulama 212 untuk tidak menemui utusan Jokowi

"Ulama menyarankan jangan bertemu dulu, dan selama ini beliau mendengarkan saran ulama," kata Slamet Maarif di Posko Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (25/4/2019).

Menurut Slamet Maarif yang juga menjabat Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, para ulama bukan melarang Prabowo bersilaturahmi dengan Jokowi atau utusannya.

Namun, kondisinya saat ini sedang penghitungan suara.

Sehingga menurutnya, sebaiknya semua pihak fokus pada penghitungan suara.

"Biarkan fokus dengan pekerjaannya masing-masing dan alhamdulillah beliau ikut saran itu demi kebaikan bersama, insya Allah," katanya.

Para ulama menurutnya menyarankan kepada Prabowo untuk menerima ajakan pertemuan setelah proses penghitungan suara di KPU rampung.

"Ya kalau bertemu kan apalagi sama anak bangsa, warga negara, sesama muslim ya silahkan saja tapi ini kan sedang dalam proses jadi kita juga menyarankan kepada pak Prabowo, nanti saja lah kalau sudah ada keputusan resmi baru ketemu," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved