Film Hello Brother, Angkat Kisah Nyata Penembakan Brutal di Dua Masjid Christchurch, Selandia Baru

Aksi teror penembakan brutal pada jamaah dua masjid di Christchurch, Selandia Baru akan diangkat menjadi film. Judulnya Hello Brother

Film Hello Brother, Angkat Kisah Nyata Penembakan Brutal di Dua Masjid Christchurch, Selandia Baru
AFP/GLENDA KWEK
Warga kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih ingat tragedi penembakan yang terjadi dua masjid di Christchurch, Selandia Baru?

Aksi teror ini akhirnya menewaskan  51 orang Umat Muslim di Christchurch, Selandia Baru.

Direncanakan, aksi teror yang menuai kecaman dari seluruh dunia tersebut akan diangkat menjadi film.

Tak tanggung-tanggung, kabar tentang rencana pembuatan film yang berdasarkan pada kisah nyata itu diumumkan kepada media oleh sang produser di Cannes, Perancis, pada Rabu (15/5/2019).

Film ini akan mengambil Judul Hello Brother.

Hello Brother diproduseri oleh produser Mesir, Moez Masoud.

Film ini akan mengisahkan kehidupan satu keluarga pengungsi Afghanistan yang pindah ke Christchurch, Selandia Baru.

Sejatinya, keluarga ini pindah guna mencari keselamatan.

Namun justru petaka yang didapat, yakni terjebak dalam aksi pembantaian.

"Tanggal 15 Maret di Christchurch, Selandia Baru, dunia menyaksikan kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak terucap dengan kata-kata," ujar Masoud pada majalah Variety.

Masyarakat Selandia Baru menaruh bunga di sekitar lokasi aksi teror penembakan masjid di Christchurch.
Masyarakat Selandia Baru menaruh bunga di sekitar lokasi aksi teror penembakan masjid di Christchurch. (Instagram / newzealandpolice)
Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved