Berita Video

VIDEO - Ini Pohon Jelemu, Pohon Langka yang Usianya 300 Tahun, Ada 60 Sarang Lebah Penghasil Madu

Warga di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara dan sekitarnya menyebutnya sebagai pohon Jelemu.

VIDEO - Ini Pohon Jelemu, Pohon Langka yang Usianya 300 Tahun,  Ada 60 Sarang Lebah Penghasil Madu
TRIBUN KALTIM / RAHMAD TAUFIK
Pohon Jelemu menjulang setinggi 50 meter. Rantingnya bercabang-cabang. Pohon itu berusia lebih dari 300 tahun, terletak di pinggir sungai, 100 meter dari rumah warga di perkampungan Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar. 

TRIBUNKALTIM. CO, KOTA BANGUN - Sebuah pohon langka tumbuh menjulang setinggi 50 meter terletak di pinggir sungai, 100 meter dari rumah warga di perkampungan Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Warga sekitar menyebutnya sebagai pohon Jelemu yang bernama latin Canarium decumanum.  

Pohon ini berusia lebih dari 300 tahun dan ada 60 sarang lebah penghasil madu.

Pohon ini memiliki batang yang kokoh, rantingnya bercabang-cabang.

Di beberapa rantingnya, ada sekitar 60 sarang lebah yang menghasilkan madu berkualitas tinggi.

Satu sarang lebah bisa menghasilkan 15-20 liter madu. Panen kali ini dari 60 sarang lebah menghasilkan 200 liter.

"Sekali panen nggak akan habis," kata Kuspawansyah, Kepala Desa Kedang Ipil. Satu liter madu dijual seharga Rp 125 ribu.

"Pohon jelemu ini tumbuh di dataran rendah menjadi tempat sarang lebah. Pohon jelemu ini dimiliki seseorang yang punya lahan. Hasil madunya dinikmati oleh ahli warisnya.

Ahli waris kerap melibatkan kelompok warga sekitar saat memanen madu.

"Biasanya, kelompok ini terdiri dari keluarga dekat, satu kelompok berjumlah sekitar 10 orang. Merekalah yang menikmati hasil panen madu," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved