Kisah Heroik Anjing Kaki Tiga, Menggongong ke Tanah dan Manggaruk, Ternyata Ada Bayi Hidup

Ada anjing pincang kaki satu karena lumpuh jadi superhero, menggongong ke tanah lalu digaruk tanah tersebut, dibantu majikannya ternyata ada bayi.

Editor: Budi Susilo
Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi. Sosok bayi. Di negara Thailand ada anjing pincang kaki satu karena lumpuh jadi superhero, menggongong ke tanah lalu digaruk tanah tersebut, dibantu majikannya ternyata ada bayi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar mengejutkan dari luar negeri, di Thailand. Ada seekor anjing yang bisa dikatakan sebagai superhero bagi manusia. 

Kali ini si anjing memberikan pertolongan kepada anak manusia, pada balita. Kabarnya si balita ini dikubur ke dalam tanah lalu ditemukan oleh si anjing

Sang bayi diduga dikubur hidup-hidup sama ibunya, kala itu si anjing tidak disangka, temukan sosok bayi yang memang sudah terpendam dalam tanah. 

Ini peristiwa ada di Desa Ban Nong Kham, Thailand.

Dilansir dari Bangkok Post, anjing yang bernama Ping Pong itu menyelamatkan bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya pada Rabu (15/5/2019) lalu.

Dan anjing 'pahlawan' yang menjadi sorotan itu ternyata lumpuh di salah satu kakinya.

Hal itu lantas membuat majikannya penasaran dan mendatanginya

Ping Pong kemudian langsung menggali tanah meski salah satu kakinya lumpuh.

Lokasi penemuan bayi malang yang dikubur hidup-hidup
Lokasi penemuan bayi malang yang dikubur hidup-hidup (khaosodenglish.com)

Sang majikan pun terkejut melihat Ping Pong menemukan seorang bayi mungil yang dikubur hidup-hidup di kebun singkong itu.

Sontak warga sekitar langsung membawa bayi malang itu ke rumah sakit setempat untuk mendapat pertolongan medis

Penemuan Ping Pong inipun menjadi perhatian kepolisian, yang kemudian melacak siapa pelaku yang mengubur bayi tersebut

Tak lama kemudian kasus ini terungkap, bayi itu dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri, seorang remaja berusia 15 tahun.

Walau masih remaja, gadis itu dianggap telah membuang dan berencana membunuh anaknya sendiri.

Gadis itu disebut terpaksa melakukannya karena takut dimarahi orang tuanya karena hamil di luar nikah.

"Sang gadis sekarang sedang ditangani psikolog dan orangtuanya karena sangat ketakutan."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved