Dapat Deviden Rp 4 M dari Bankaltimtara, Pemkot Balikpapan Akan Masukkan Dalam APBD
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendapatkan deviden atau pembagian laba sebesar Rp 4 miliar tahun 2019 dari Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tim
Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendapatkan deviden atau pembagian laba sebesar Rp 4 miliar tahun 2019 dari Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara atau Bankaltimtara.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan hal tersebut disepakati setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan pihak Bankaltimtara.
Pembagian dividen atas keuntungan perusahaan akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Pembahasan laporan keuangan 2019 Bankaltimtara, kata Rizal Effendi, tetap ada laba, meskipun nilainya turun.
Devidennya tetap dibagikan, namun sudah disepakati semua daerah bahwa bisa saja daerah tersebut belum bisa melakukan penyetoran modal karena dananya diperlukan.
Baca juga: Kabar Gembira, Proses Vaksin Corona Buatan Indonesia Tunjukkan Kemajuan, Akhir Tahun Bisa Keluar
Baca juga: Prajurit TNI AU dari Lanud Dhomber Balikpapan Gelar Doa Bersama Agar Wabah Corona Cepat Berlalu
Sehingga disepakati, keputusan dikembalikan kepada daerah apakah dana yang diterima tersebut akan dijadikan penyertaan modal kembali atau diambil untuk kepentingan APBD.
"Khusus di Balikpapan, kita mendapat Rp 4 miliar dan Balikpapan ditawari, kita ambil karena disepakati terserah daerah mau ambil atau tidak," ujar Rizal Effendi.
Rizal Effendi menambahkan di tengah kondisi keuangan saat ini yang mengalami penurunan akibat dampak pandemi Virus Corona ( covid-19 ), serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih kurang 50 persen dialihkan untuk penanganan wabah, membuatnya saat ditawari, memutuskan untuk mengambil pembagian laba tersebut.
"Setidaknya akan membantu keuangan daerah, walau jumlahnya tidak besar. Karena akan dimasukkan dalam APBD," ucapnya.
Baca juga: Akibat Dampak Corona, Pedagang Kandilo Plaza Tanah Grogot Minta Sewa Lapak Selama 3 Bulan Dibebaskan
Baca juga: Persentase Sembuh Pasien Covid-19 di Bulungan Capai 95%, Begini Kiat RSD Soemarno Sostroatmodjo
Baca juga: Psikolog dari DP3A Kutim Sebut Kasus Pencabulan Ayah pada Anak Tiri Akibat Pendidikan Orangtua Minim
Diketahui, pada pertengahan bulan April lalu, Pemerintah Kota bersama DPRD Kota Balikpapan telah menyepakati anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp 136 miliar.