Berau

Pasar Sanggam Adji Dilayas Masih Tergenang Air

Air masih saja menggenangi bagian pasar basah di pasar megah yang dibangun dengan anggaran Rpp 230 milyar ini.

Editor: Adhinata Kusuma
TANJUNG REDEB, tribunkaltim.co.id - Dua hari setelah Tim Penertiban Pasar menggelar rapat dengan para pedagang, keadaan di Pasar Sanggam Adji Dilayas tidak menunjukkan perubahan.

Air masih saja menggenangi bagian pasar basah di pasar megah yang dibangun dengan anggaran Rpp 230 milyar ini. Dari pantauan tribunkaltim.co.id, Kamis-Jumat (7-8/4/2011) air masih terlihat menggenang di lantai.

Pengunjung harus mengangkat celana ataupun rok supaya tidak terkena air. Para pedagang ada yang memakai boots supaya lebih aman. Air tergenang hingga ke bagian kios yang umumnya menjual bahan baku yang seharusnya kering. Pedagang terpaksa mengganjal dagangan mereka dengan kayu supaya air tidak mengenai dagangan mereka.

Sebelumnya, Rabu (6/4/2011) Tim Penertiban Pasar yang diketuai Sekretaris Kabupaten, Ibnu Sina Asyari menggelar rapat bersama pedagang di Lantai II Pasar Sanggam Adji Dilayas. Dalam kesempatan tersebut, pedagang mengeluhkan air yang selalu menggenang.

Menurut Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Yang Bith, telah dilakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah air yang menggenang.

"Bukan saluran atau pipa pembuangan airnya yang terlalu keci. Tapi, karena sampahnya ikut dibuang ke pipa. Seharusnya, sampah jangan dibuang ke bak kontrol yang tersambung ke pipa pembuangan air. Karena sampahnya ikut terbuang, maka saluran pembuangan airnya jadi tersumbat. Ini yang membuat banjir. Jadi, tolong jaga kebersihan juga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved