Sendawar
Ketua Dewan Keluhkan Kelakuan Perusahaan Sawit
Ketua DPRD Kubar FX Yapan mengeluhkan kelakuan perusahaan sawit yang beroperasi di Kutai Barat yang tidak jelas kegiatannya.
SENDAWAR, tribunkaltim.co.id - Ketua DPRD Kubar FX Yapan mengeluhkan kelakuan perusahaan sawit yang beroperasi di Kutai Barat yang tidak jelas kegiatannya. Sebaliknya kegiatan itu telah menimbulkan permasalahan dengan masyarakat dan usaha kelompok tani di kampung.
"Seperti yang terjadi Kecamatan Siluq Ngurai ada aparat yang melakukan penjagaan di sebuah perkebunan kelapa sawit akibat lahan masyarakat yang digarap menjadi perkebunan sawit," ungkap Yapan dalam hearing perkebunan kelapa sawit dengan perusahaan sawit, Pemkab Kubar dan Camat di ruang rapat komisi lantai II DPRD Kubar, Rabu (20/7/2011).
Kebanyakan perusahaan sawit saat beroperasi di Kutai Barat tidak pernah melakukan presentase ke kampung saat hendak beroperasi, tiba-tiba perusahaan sudah beroperasi akibat masyarakat kaget dan langsung menutup kegiatan perusahaan. Akibat perusahaan memanggil polisi untuk menangkap masyarakat yang menganggu aktifitas perusahaan.
Lebih jauh dikatakan Yapan, wilayah HGU perusahaan tumpang tindih dengan perusahaan sawit lainnya, perusahaan batubara dan kelompok tani. Terpenting masalah plasma yang diluar kebun inti perusahaan sawit, yang seharusnya itu bagian dari inti perusahaan.