Rabu, 15 April 2026

Pembunuhan Orangutan

Dishut Kutim Sayangkan Pembunuhan Orangutan

Peristiwa pembunuhan orangutan di lokasi perkebunan salah satu perusahaan di Muara Ancalong kian mendapat sorotan.

Editor: Sumarsono
Mirror.co.uk
Orangutan menyusui anak Harimau 

SANGATTA, tribunkaltim.co.id- Peristiwa pembunuhan orangutan di lokasi perkebunan salah satu perusahaan di Muara Ancalong kian mendapat sorotan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kutim Ordiansyah Tarlan sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Pelestariaan satwa, terutama satwa sangat langka seperti orangutan saat ini telah menjadi perhatian daerah, nasional, hingga internasional.

Ia pun telah mensosialisasikan pada berbagai kalangan perusahaan, bilamana di dalam area perusahaan terdapat habitat tanaman langka atau satwa langka, maka bisa dikomunikasikan dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Termasuk kemungkinan adanya enclave khusus di kawasan habitat flora dan fauna langka.

"Jika masih ditemukan orangutan di kawasan perusahaan, maka bisa berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang berkedudukan di Provinsi Kaltim," katanya. Nantinya akan dilakukan pemeliharaan lanjutan oleh BKSDA. Termasuk pelepasan ke habitat yang lebih baik, bila habitat asalnya telah rusak.

Ia juga menilai, tindakan membunuh orangutan melanggar prinsip pengelolaan perkebunan sawit lestari. Dalam prinsip tersebut, salah satu amanahnya adalah aktifitas perkebunan tidak boleh menangganggu flora maupun fauna yang dilindungi.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Tribun memperoleh informasi bahwa belum lama ini telah terjadi pembunuhan terhadap seekor orangutan di area perkebunan sawit di Kecamatan Muara Ancalong. Orangutan dibunuh karena dinilai menjadi hama yang merusak.

Hal tersebut dibenarkan Noto Sunaryo, Kepala Desa Kelinjau Ulu. Ia mengatakan telah melihat langsung video singkat yang menunjukkan bangkai orang utan di tengah perkebunan sawit, yang kemudian dikuburkan juga di area perkebunan tersebut. (*)

Tags
Orangutan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved