Penumpang KM Kerinci Disambut Operasi Yustisia di Balikpapan
Sekitar 1.953 penumpang turun dari KM Kerinci asal Bau-bau dan Makassar yang merapat di Pelabuhan Semayang.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Mengantisipasi lonjakan pendatang, Satpol PP Balikpapan menggelar Operasi Yustisia sore itu juga. Tidak hanya mengamankan pendatang yang tak berKTP Balikpapan, Satpol PP juga mendapati seorang wanita paruh baya bersama enam anak kecil yang diduga datang ke Balikpapan untuk menjadi gelandangan dan pengemis.
Operasi Yustisia sengaja hanya digelar di pelabuhan, lantaran mayoritas perantau yang belum memiliki pekerjaan datang lewat jalur laut. "Karena jalur laut kan jalur murah, jadi pendatang yang belum jelas tujuannya itu biasanya lebih milih jalur laut," ujar Kasi Operasi dan Pengawasan Pol PP, Subardiyono.
Subardiyono mengungkapkan, operasi serupa akan kembali digelar Rabu (7/9) mendatang. Pasalnya, puncak arus balik melalui jalur laut diperkirakan berlangsung Rabu. "Razia kali ini memang kurang maksimal, karena jumlah personel kita tak sebanding dengan penumpang yang turun. Tahun lalu (2010) sekitar 200 pendatang baru yang kita jaring," tutur Subardiyono.