Kecelakaan
KNKT Akan Melihat Langsung Bangkai Casa
KNKT fokus pada kondisi fisik pesawat dan bagaimana kecelakaan itu terjadi.
Editor:
Adhinata Kusuma
LANGKAT, tribunkaltim.co.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melihat langsung bangkai Casa 212 milik PT NBA yang jatuh di bukit Hulusekelem, Bahorok, Langkat, Sumatera Utara. KNKT fokus pada kondisi fisik pesawat dan bagaimana kecelakaan itu terjadi.
Minggu (2/10/2011), Tim KNKT tiba di posko evakuasi di Bahorok, sekitar 16 kilometer dari lokasi pesawat. KNKT masih menunggu proses evakuasi. "Setelah itu, baru kami ke lokasi jatuhnya pesawat," kata Kepala Subkomite Penelitian Kecelakaan Transportasi Udara, Masrusi.
KNKT juga akan meminta keterangan berbagai pihak termasuk PT NBA, PT Angkasa Pura II, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika, serta Basarnas. Mereka akan menggali informasi seputar kondisi pesawat sebelum terbang dan cuaca saat itu.
Casa 212 buatan PT Dirgantara Indonesia tahun 1987 itu terbang dari Medan ke Kutacane (Aceh Tenggara) pada pukul 07.28. Sekitar 20 menit kemudian, pesawat yang dipiloti kapten Famal Ishak jatuh di Bahorok.