Samarinda
Kesenian Tradisional Masih Diminati
Hiburan rakyat ini masih dikerumuni warga baik tua maupun muda bahkan anak-anak.
Penulis: Doan E Pardede |
Hiburan
rakyat ini masih dikerumuni warga baik tua maupun muda bahkan anak-anak.
Tarian yang mengusung figur Singo Barong dan Dadap Merak ini terlihat
menghibur publik yang bertahan hingga pertunjukan benar-benar selesai.
"Suka
aja, jarang ada pertunjukan seperti ini bisa dilihat langsung. Kalaupun
ada sering, mungkin di luar daerah dan jauh, tidak mungkin kesana,"
ungkap seorang ibu yang hingga acara selesai masih memandangi topeng
Singo Barong yang masih terletak di lapangan.
Menurut Ketua Reog Sardhulo Mugirejo, Mujiono, Reog yang dipimpinnya kali
ini, bukan hanya bisa menampilkan pertunjukan Reog Ponorogo, tetapi
juga campur sari. Tujuan kegiatan tidak lain untuk
melestarikan budaya nenek moyang dengan mengingatkan kembali juga untuk kelangsungan grup kedepannya.
"Kami, khususnya
seniman tradisional adat Jawa melakukan pertunjukan ini untuk
melestarikan peninggalan leuhur kita yang perlu harus dilestarikan.
Jangan sampai dicaplok oleh bangsa lain. Bagaimanapun juga, ini adalah
kesenian yang mempunyai nilai sejarah. Peninggalan nenek moyang yang
sangat berharga yang memang harus dilestarikan," kata Mujiono.