Berau
Proyek Jalan di Makassar Dituding Penyebab Kelangkaan Semen
Akhir-akhir ini bahan baku semen seperti seret masuk ke Kabupaten Berau.
Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Adhinata Kusuma
TANJUNG REDEB, tribunkaltim.co.id - Proyek pembangunan jalan penghubung antara Makassar menuju Pare-pare dituding menjadi salah satu penyebab mengapa akhir-akhir ini bahan baku semen seperti seret masuk ke Kabupaten Berau.
Kepala bidang Perddagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kabupaten Berau Ayub Pangadongan saat ditemui tribunkaltim.co.id Selasa (31/1/2012) mengatakan seiring dengan dilakukannya proyek di jalan penghubung tersebut pasokan semen terutama dari wilayah timur tersedot kedalam pembangunan itu.
Padahalal lanjutnya pasokan semen tonasa yang diproduksi di Sulawesi selatan diharapakan menjadi penyumbang kuota bagi ketersediaan semen selama ini di Kabupaten berau, namun karana adanya proyek jalan itu sudah sejaka lama semen tonasa tidak pernah agi masuk ke Berau.
"Sementara Semen Tonasa dibatasi karena untuk membangun jaln tol dari Makssar hingga Pare-Pare padahal yang kita harapkan dari wilayah timur kan cuma tonasa tapi sementara barangnya terbatas," katanya.
Kelangkaan itu masih diperparah lagi dengan tangah diperbaiakainya beberapa mesin milik pabrik seman yang ada di pulau Jawa anatara lain untuk merek Gresik dan Tiga roda sehingga mau tak mau produksi yang dilakukan pabrik bersangkutan juga terbatas.
Hal tersebut berpengaruh banyak terhadap permintaan dari distributor di Berau, dimana pesanan yang sudah dikirim ke pabrik bersangkutan tak kuasa dipenuhi karena memang tidak adanya stock di pabrik tersebut.