Rabu, 10 Juni 2026

Pusda'i Kaltim Meminta Penyimpangan Jangan Dibiarkan Berlanjut

Pusda'i tegas meminta acara dibatalkan sekaligus dicegah untuk muncul kembali di waktu-waktu mendatang.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma

SANGATTA, tribunkaltim.co.id - Pusat Studi dan Da'wah Islam (Pusda'i) Provinsi Kalimantan Timur angkat bicara soal kontes ratu kebaya waria se Kaltim yang dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur. Pusda'i tegas meminta acara dibatalkan sekaligus dicegah untuk muncul kembali di waktu-waktu mendatang.

Ketua Pusda'i Kaltim, Agus Salam, menilai proses pembiaran atas penyimpangan yang berlaku selama ini merupakan tindakan yang fatal. "Apalagi kemudian program semacam itu difasilitasi. Hal ini sama saja memfasilitasi generasi bangsa ini untuk tumbuh menjadi banci," katanya.

Padahal jelas-jelas, dalam ajaran Islam, Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita atau sebaliknya. "Kami berpandangan bahwa acara ini sama saja dengan mengundang datangnya laknat Allah. Jangan sampai acara semacam ini terlaksana saat ini dan di waktu mendatang," katanya.

Ia menegaskan syariat islam tidak mengenal atau mengakui waria. ??Mengadakan acara-acara seperti itu sama halnya memberi pengakuan atasnya Dampak psikologisnya akan mempengaruhi aqidah umat Islam di sekitarnya yang mungkin awam tentang Islam.

??Namun Pusda'i hanyalah wadah penyampai dan pengingat, karena tidak memiliki kewenangan mencegah dengan jalan menindak. Dalam hal ini, lembaga pemerintah yang berkaitan dengan hal tersebut perlu melakukan pembinaan intensif. "Diharapkan mereka memahami way of life seorang muslim, sehingga dapat kembali ke jalan yang diridhai Allah SWT," katanya.

Beberapa pelajar SMAN 1 Sangatta Selatan juga angkat bicara tentang masalah ini. Mereka menilai kontes akan merusak citra Kutim dan menimbulkan asumsi waria bisa beraktifitas luas di Kutim. Persoalan ini juga perlu mendapat terapi dan solusi terpadu. Salah satunya dengan pendirian panti rehabilitasi waria.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved