Rabu, 10 Juni 2026

Sangatta

PDAM Kutim Uji Kompetensi Seluruh Karyawan

Uji kompetensi yang dilaksanakan mulai tanggal 2 Juni hingga 7 Juni 2012 ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap karyawan.

Tayang:
SANGATTA, tribunkaltim.co.id- PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur melaksanakan uji kompetensi kepada seluruh karyawan yang berjumlah 102 orang. Uji kompetensi yang dilaksanakan mulai tanggal 2 Juni hingga 7 Juni 2012 ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap karyawan.


Pada perkembangannya diharapkan institusi PDAM bisa benar-benar profesional. Assesor dalam kegiatan ini adalah PT. Aezon Modec Achievement. Direktur perusahaan assesor, Ir. Audelta Elviezon, menilai uji kompetensi yang dilakukan PDAM Kutim merupakan hal yang istimewa. "Ini luar biasa. Tidak banyak PDAM yang berani melakukan assessment secara menyeluruh," katanya, Minggu (3/6/2012).


Output yang diharapkan adalah manajemen mendapatkan peta kompetensi seluruh karyawan. Sehingga bisa mengelola program pengembangan karyawan secara terencana dan tepat sasaran. Termasuk tentang kebijakan promosi dan degradasi.


Selain itu uji kompetensi menjadi langkah strategik dalam membangun sistem pengembangan SDM ke depan. Termasuk membangun sistem rekrutmen eksternal dan internal. Dengan demikian proses karir karyawan bisa dipetakan jalurnya. Apakah akan ke bidang teknis atau leader.


Untuk hasil pengujian, akan terdapat tiga kategori. Yaitu ready to promote, need to develop, juga dead wood atau diistilahkan kayu mati. Untuk yang terakhir biasanya terdapat 10% dari karyawan, terutama yang di dalamnya masih terdapat model rekrutmen titipan. Mereka dinilai sudah tidak bisa berkembang, walaupun ditempa dengan training dan punishment.


Pada akhirnya, assesor akan merekomendasikan beberapa item. Yaitu disarankan, disarankan dengan syarat, juga memerlukan pengembangan yang lebih banyak. Bagi yang terkategori dead wood alias kayu mati, akan diberi kesempatan untuk memperbaiki kinerja. Lalu akan diamati apakah terjadi perbaikan. Bila tidak terjadi perbaikan, pensiun dini bisa menjadi alternatif.


Audelta mengatakan pula bahwa hasil uji kompetensi hanya akan diketahui oleh manajemen dan yang bersangkutan. Dalam proses assessment, pelaksana juga menjamin bebas intervensi. "Untuk menggapai hasil assessment yang sehat, assesor tidak boleh diintervensi. Bila ada intervensi, kami tidak bersedia melakukan pengujian," katanya.


Uji kompetensi untuk 102 orang dilaksanakan dalam dua gelombang. Hal ini untuk menjaga operasional tetap berjalan. Materi pengujian berupa psikotest, diskusi kelompok, dan wawancara. Assessment ini juga diikuti karyawan dari beberapa cabang PDAM kecamatan di Kutim. (kholish chered)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved