Sangatta
PDAM Kutim Uji Kompetensi Seluruh Karyawan
Uji kompetensi yang dilaksanakan mulai tanggal 2 Juni hingga 7 Juni 2012 ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap karyawan.
Pada
perkembangannya diharapkan institusi PDAM bisa benar-benar profesional.
Assesor dalam kegiatan ini adalah PT. Aezon Modec Achievement. Direktur
perusahaan assesor, Ir. Audelta Elviezon, menilai uji kompetensi yang
dilakukan PDAM Kutim merupakan hal yang istimewa. "Ini luar biasa. Tidak
banyak PDAM yang berani melakukan assessment secara menyeluruh,"
katanya, Minggu (3/6/2012).
Output yang diharapkan adalah
manajemen mendapatkan peta kompetensi seluruh karyawan. Sehingga bisa
mengelola program pengembangan karyawan secara terencana dan tepat
sasaran. Termasuk tentang kebijakan promosi dan degradasi.
Selain
itu uji kompetensi menjadi langkah strategik dalam membangun sistem
pengembangan SDM ke depan. Termasuk membangun sistem rekrutmen eksternal
dan internal. Dengan demikian proses karir karyawan bisa dipetakan
jalurnya. Apakah akan ke bidang teknis atau leader.
Untuk hasil
pengujian, akan terdapat tiga kategori. Yaitu ready to promote, need to
develop, juga dead wood atau diistilahkan kayu mati. Untuk yang terakhir
biasanya terdapat 10% dari karyawan, terutama yang di dalamnya masih
terdapat model rekrutmen titipan. Mereka dinilai sudah tidak bisa
berkembang, walaupun ditempa dengan training dan punishment.
Pada
akhirnya, assesor akan merekomendasikan beberapa item. Yaitu
disarankan, disarankan dengan syarat, juga memerlukan pengembangan yang
lebih banyak. Bagi yang terkategori dead wood alias kayu mati, akan
diberi kesempatan untuk memperbaiki kinerja. Lalu akan diamati apakah
terjadi perbaikan. Bila tidak terjadi perbaikan, pensiun dini bisa
menjadi alternatif.
Audelta mengatakan pula bahwa hasil uji
kompetensi hanya akan diketahui oleh manajemen dan yang bersangkutan.
Dalam proses assessment, pelaksana juga menjamin bebas intervensi.
"Untuk menggapai hasil assessment yang sehat, assesor tidak boleh
diintervensi. Bila ada intervensi, kami tidak bersedia melakukan
pengujian," katanya.
Uji kompetensi untuk 102 orang dilaksanakan
dalam dua gelombang. Hal ini untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Materi pengujian berupa psikotest, diskusi kelompok, dan wawancara.
Assessment ini juga diikuti karyawan dari beberapa cabang PDAM kecamatan
di Kutim. (kholish chered)