Rabu, 10 Juni 2026

Sangatta

Uji Kompetensi Upaya Bangun Profesionalisme PDAM Kutim

Apalagi target PDAM Kutim tahun 2015 sudah melaksanakan pelayanan prima

Tayang:
SANGATTA, tribunkaltim.co.id- Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur, Aji Mirni Mawarni, Minggu (3/6/2012), menjelaskan bahwa uji kompetensi yang dilakukan untuk seluruh karyawan merupakan upaya untuk membangun profesionalisme institusi PDAM Kutim.


Dari uji kompetensi nantinya akan didapat tiga kelompok karyawan, yaitu karyawan yang memiliki kapasitas SDM yang bagus dan siap menduduki jabatan, SDM yang memiliki kualitas yang rendah dan masih bisa dilakukan pembinaan, serta SDM yang tidak memiliki kualitas dan semangat kerja yang diibaratkan sebagai kayu mati.


"Untuk kelompok pertama yang memiliki kualitas SDM yang baik dan siap menduduki jabatan, maka PDAM akan mereset (menata ulang, red) semua jabatan. Dan PDAM akan melakukan penempatan pegawai secara profesional sesuai hasil test," kata Mawar.


Hal ini harus dilakukan, mengingat PDAM harus terus memperbaiki layanannya. Perbaikan layanan tersebut muaranya ada pada kualitas SDM. "Apalagi target PDAM Kutim tahun 2015 sudah melaksanakan pelayanan prima, sehingga harus dari saat ini PDAM melakukan penempatan pegawai secara profesional, tidak ada lagi sistem senioritas," kata Mawar.


Untuk kelompok kedua, akan terus dilakukan pembinaan. Karena mereka adalah staf atau pelaksana yang melaksanakan pekerjaan yang nantinya juga memegang jabatan. Dan kelompok ketiga, adalah karyawan yang selain memiliki kualitas rendah juga tidak memiliki semangat bekerja.


"Untuk tipe karyawan kelompok ketiga, bila dilakukan pembinaan akan sia-sia karena tidak memiliki semangat, justru akan semakin merugikan PDAM. Sehingga apabila dalam waktu 6 bulan sejak diterima hasil uji kompetensi yang bersangkutan tidak mengubah karakternya, maka harus kami berhentikan," katanya.


Untuk selanjutnya, sistem perekrutan pegawai juga harus dilakukan secara profesional. "Ini yang kami pelajari dari PDAM Kota Banjarmasin. Mereka bisa bertahan hampir 6 tahun sebagai PDAM yang sehat dan profesional, serta mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Ternyata muaranya ada pada SDM-nya. Dan sistem perekrutan itu benar-benar profesional tanpa ada tanda kutip," katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved