Berau
Evaluasi Perumahan jadi Prioritas Pengurus Korpri Baru
Kisruh perumahan korpri satu mengundang polemik banyak pihak.
Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Adhinata Kusuma
Hal itu disampaikan langsung oleh Sekkab Kabuaten Berau Jonie Marhansyah, usai dirinya dikukuhkan menjadi ketua umum Korpri Kabupaten Berau yang baru dalam pergantian antar Waktu periode 2010-2015 Senin malam (18/6) di Balai Mufakat, kompleks kediaman resmi Bupati Berau.
Menurutnya paling tidak dirinya berkeinginan agar perumahan yang tadinya diperuntukan bagi PNS golongan 1 dan 2 itu benar-benar dinikmati oleh mereka yang benar-benar berhak, sehingga tidak timbul suara-suara sumbang seperti yang terjadi sekarang.
Dirinya berkeyakinan meski sediki terlambat, namun Korpri selaku penanggung jawab perumahan tersebut masih punya waktu untuk meluruskan kesalahasn-kesalahan yang terjadi, seperti misalnya status tanah dan sertifikat yang selama ini belum juga diterima oleh penghuni.
Apalagi kemudian dalam waktu dekat ini perumahan korpri tahap dua juga sedang dalam tahap pembangunan, sehingga paling tidak, kesalahan-kesalahan posedur yang terjadi pada pembangunan perumahanckorpri pertama bisa menjadi cermin bagi institusinya.
Namun Jonie juga belum bisa memastikan langkah-langkah seperti apa yang akan dimbil oleh pihak Korpri sendiri, karena sebagai ketua umum yang baru dilantik, ia mengaku belum mendalami pangkal masalah dan selama ini baru mendengar berita itu dari desas-desus yang beredar.
Oleh karena itu sesaat setelah dilantik dirinya berjanji akan segera memanggil seluruh pengurus untuk duduk satu meja dan mendengar lansgung apa sesungguhnya yang terjadi dalam permaslahan ini, untuk kemudian dirumuskan cara-cara penangannya,disamping kemudianmenyusun program-program baru seprti emenuhan perumahan bagi pegawai seluruh Kecamtan di Kabupaten Berau.