Kecelakaan Pesawat
Wartawan Masih Dilarang Berada di Lokasi Puing Fokker-27
Hingga Jumat (22/6/2012) atau satu hari setelah jatuhnya pesawat Fokker-27 milik TNI AU, wartawan belum dibolehkan berada di lokasi kecelakaan.
Tayang:
JAKARTA, tribunkaltim.co.id- Hingga Jumat (22/6/2012) atau satu hari setelah jatuhnya pesawat Fokker-27 milik TNI AU, wartawan belum dibolehkan berada di lokasi kecelakaan di Kompleks Rajawali, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Wartawan hanya bisa mengamati lokasi dari luar kawasan yang telah dikelilingi oleh pita plastik kuning.
Yang berada di dalam hanya anggota TNI AU yang terus merapikan dan membersihkan lokasi. Adapun pesawat jatuh dan menimpa delapan rumah dinas perwira menengah TNI AU yang bertugas di Lanud Halim Perdanakusuma dan satu aula RT. Sembilan bangunan itu hangus dan nyaris luluh lantak. Yang tersisa cuma dinding.
Dari halaman belakang rumah dinas perwira yang luput tertimpa pesawat, kami melihat puing-puing pesawat telah diangkut semua. Ekor pesawat yang sampai tadi malam masih tertancap, sudah juga diangkut. Selain personel TNI AU, di lokasi masih terlihat bangkai mobil Suzuki Aerio yang hangus dan ringsek parah. Ada juga kendaraan berat yang tampaknya dipakai untuk memindahkan puing-puing pesawat untuk kemudian diangkut.
Sejumlah wartawan coba mendekati dan membujuk Polisi Militer dan Provos AU yang berjaga di sekeliling kawasan. Namun, petugas melarang kami masuk ke lokasi jika tidak ada izin dari Mabes AU. Mereka meminta kami menjauh dan mengikuti permintaan pimpinan Mabes AU.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Halim Perdanakusuma Mayor (Sus) Gerardus Maliti mengatakan, belum bisa memastikan kapan wartawan diperkenankan masuk ke dalam lokasi untuk merekam aktivitas. Sementara, penyelidikan oleh tim TNI AU masih berlangsung.
KOMENTAR