Samarinda
Kecurangan PSB Pasti Akan Diketahui
Terkait dana komite, menurutnya hal ini masih menjadi pertanyaan. Namun, intinya harus ada transparansi dalam dana komite
Penulis: Doan E Pardede |
PSB kali ini juga dinilai semakin transparan dengan menggunakan
Nilai Ujian Akhir anak sebagai patokan ranking penerimaan. Dalam sidak
DPRD Samarinda di 3 PSB sekolah kali ini memang hal itu tidak ditemukan.
"Kalau
memang nanti ada kecurangan dalam PSB, itu nanti akan ketahuan
setelah proses belajar mengajar dimulai. Baik bertambahnya jumlah siswa
maupun adanya siswa yang dinyatakan lulus tapi nilainya tidak sesuai.
Nanti kita akan cek lagi," kata M Choirul Huda, anggota Komisi IV DPRD
Samarinda usai sidak di MAN 2 Samarinda, Selasa (26/6/2012).
Terkait
adanya
sejumlah biaya untuk kelengkapan siswa, menurutnya bila memang itu
untuk kelengkapan siswa dan tidak dipaksakan serta memberatkan maka itu
sah-sah saja. Dan untuk siswa tak mampu, ditegaskan agar sekolah
memberi kelonggaran.
"Jangan sampai karena tidak ada biaya anak
tidak sekolah. Artinya, sekolah harus memberikan kelonggaran. Tidak
mampu jangan dipaksa untuk beli seragam. Pasti ada solusi bagaimana anak
bisa mendapatkan seragam. Sekolah jangan mendesak secara cash, harus
punya kebijakan ketika dihadapkan pada anak ekonomi lemah," katanya.
Terkait dana komite, menurutnya hal ini masih menjadi pertanyaan. Namun, intinya harus ada transparansi dalam dana komite.
"Sekolah
harus transparan menjelaskan ke orangtua siswa, biaya A, B, C apa saja.
Jangan sampai kemudian hanya dihadiri 3 atau 4 orangtua lantas komite
sudah mengambil kebijakan sekian dana yang dipungut dari orangtua. Kalau
memang itu untuk kebutuhan anak, saya kira
harus dipahami oleh semuanya.Tapi intinya bagaimana anggaran itu transparan," pungkasnya.