Samarinda
Kesrawan Hewan Kurban Jangan Dilupakan
Kesejahteraan hewan (kesrawan) yang akan dijadikan kurban harus diperhatikan agar hewan tidak strees dan tersiksa selama disembelih.
Penulis: Doan E Pardede |
"Kesejahteraan hewan (kesrawan) yang akan
dijadikan kurban harus diperhatikan agar hewan tidak strees dan tersiksa
selama disembelih. Kesrawan itu mulai hewan disampaikan sampai proses
penyembelihan," katanya.
Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban
bukan sekedar pemotongan hewan kurban, kemudian dagingnya dibagikan
kepada masyarakat, tetapi hewan kurban harus dikelola dengan
memperhatikan tata cara dan persyaratan tertentu, sehingga daging kurban
tersebut, selain halal juga aman untuk dikonsumsi. Adapun perlakuan
hewan sebelum disembelih harus diperlakukan secara
wajar dengan memperhatikan azas kesejahteraan hewan agar tidak setres
sehingga daging yang dihasilkan berkualitas baik, diistirahatkan
sekurang-kurangnya dua hari sebelum disembelih, dan diberi pakan minum
yang cukup.
Pertama-tama dalam membeli hewan qurban, pastikan
bahwa hewan tersebut dalam keadaan sehat. Bisanya sehat tidaknya hewan
dapat dilihat dari bentuk fisik hewan. Hewan yang sakit dapat
membahayakan masyarakat yang nantinya menerima daging hewan tersebut.
"Ada
tekniknya sehingga tidak menyakiti hewan. Misalkan jangan sampai
dipasang bambu atau kayu ulin, itu salah. Kasihan, itu sampai berontak
karena kesakitan," katanya.
Dipaparkannya, terdapat beberapa
persyaratan hewan kurban, antara lain berdasarkan ante-mortem dinyatakan
sehat oleh petugas Dinas atau Dokter hewan, secara umum terlihat bulu
bersih dan tidak kusam, lincah, nafsu makan baik, suhu tubuh normal,
lubang kumla ( mata, mulut, hidung, telinga, dan anus
) bersih dan normal, tidak cacat misalnya picang, buta.
Hewan
yang hendak dikurbankan memiliki beberapa syarat diantaranya harus cukup
umur. Untuk kambing atau domba berumur diatas 1 tahun ditandai dengan
tumbuhnya sepasang gigi tetap, dan sapi atau kerbau berumur diatas 2
tahun, tidak kurus, tidak dikebiri atau dikastrasi, buah zakar masing
lengkap 2 buah dan bentuk yang simetris.
"Kalau misalahnya siang
hari hewan jangan lagi kena terik matahari karena bisa struk kepanasan.
Jangan dilepas seperti di pinggir jalan yang sering kita lewati di
Samarinda ini," katanya.