Pelaku Pembuat Video Amoral di Paser Memeras Orangtua Korban

Salah satu orangtua korban, lanjut Hamransyah, mengaku telah memberi Rp 1 juta kepada pelaku.

Pelaku Pembuat Video Amoral di Paser Memeras Orangtua Korban
Grafis TribunKaltim.co/Wahyu Triono
ILUSTRASI kasus amoral 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER  - Baru-baru ini di masyarakat Kabupaten Paser dihebohkan oleh beredarnya video amoral berdurasi 7 menit 27 detik. Adegan pasangan remaja berhubungan suami istri tersebut direkam di luar kamar ganti di Objek Wisata Pemandian Air Panas Danum Layung di Kecamatan Long Kali.

Adegan video amoral yang diperankan Is,13, dan Rd,16 itu menurut Hamransyah SH, tokoh masyarakat Paser, membuat marah banyak orang tetapi kemarahan itu ditujukan pada para pelaku yang merekam video tersebut.

"Is dan Rd melakukannya di bawah paksaan, karena takut, jadi Is dan Rd bisa disebut korban. Saya sering dihubungi oleh orangtua korban yang merupakan warga Kecamatan Long Ikis," kata Hamransyah, Kamis (29/11/2012).

Rekaman video itu digunakan untuk memeras korban. Dan salah satu orangtua korban, lanjut Hamransyah, mengaku telah memberi Rp 1 juta kepada pelaku. Uang itu mungkin sebagai imbalan agar video tersebut tidak disebarluaskan, tapi belakangan sudah tersebar kemana-mana.

Penulis: Sarassani
Editor: Fransina Luhukay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved