Banyak Kasus Gagal Ginjal Akibat Minum Obat Tradisional Ilegal

Banyak kasus gagal ginjal ditengarai merupakan akibat meminum obat tradisional ilegal yang mengandung bahan kimia.

TRIBUNKALTIM.co.id - Peran masyarakat dinilai Menkes sangat penting untuk dapat melakukan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan ilegal dan kesadaran untuk tidak mengonsumsi produk yang berbahaya karena tidak dapat dijamin kualitas dan keamanannya itu.


“Kita harus tingkatkan dari kedua belah pihak, dari pihak BPOM sebagai pengawasan dan dari pihak masyarakat yang juga penting. Jadi ’demand’ (permintaan) juga harus diturunkan (untuk obat dan makanan ilegal). Masyarakat harus sadar betul kalau dia ditipu,” ujar Menkes Nafsiah Mboi saat peluncuran  Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal atau GN-WOMI yang dicanangkan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM di Jakarta, Jumat.


Nafsiah menyontohkan bahwa banyak kasus di fasilitas pelayanan kesehatan yang merupakan reaksi dari mengonsumsi obat  atau makanan ilegal.

Salah satu contonya adalah banyak kasus gagal ginjal yang ditengarai merupakan akibat dari meminum obat tradisional ilegal yang mengandung bahan kimia obat maupun tidak memiliki izin edar dari BPOM.

“Di semua provinsi yang saya kunjungi, banyak sekali gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah dan itu kita curigai disebabkan karena obat-obat yang diminum sembarangan tersebut. Disinilah pentingnya menekankan bahwa masyrakat tidak mau ditipu dan kenal yang mana yang menipu dia,” papar Menkes.

sumber: sehatnews

Editor: Fransina Luhukay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved