Distributor Ponsel Jadi Sasaran Pencurian di Samarinda
Total kerugian yang diderita MD Cell akibat pencurian tersebut ditaksir Rp 40 juta.
Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Fransina Luhukay
Kali ini, sebuah toko distributor aksesoris ponsel, MD Cell Jl Juanda No
33 yang dicuri, Senin (11/2/2013). Total kerugian yang diderita MD Cell
akibat pencurian tersebut ditaksir Rp 40 juta.
Berdasarkan informasi
yang dihimpun di lokasi kejadian, aksi pencurian ini diketahui sejak
pukul 09.00 oleh karyawan MD Cell yang hendak membuka toko. Kala itu,
brankas sebesar lemari pakaian terbuat dari baja, dalam kondisinya rusak
parah. Pintu brankas terlepas jatuh dan penyok beberapa bagian sisi
brankas. Diduga, kawanan pencuri masuk melalui jendela belakang MD Cell
lalu masuk ke ruangan kasir yang terdapat brankas.
"Pencuri masuk lewat jendela mas," ujar Rianti, salah satu pegawai MD
Cell sambil menunjukan jendela teralis besi yang terpotong. Besi teralis
jendela itu terbuka memungkinkan ukuran tubuh orang dewasa leluasa
masuk ke bangunan MD Cell.
Meski dijaga oleh seorang wakar, namun aksi pencurian ini tergolong rapi
an tak diketahui sama sekali keributan pembongkaran brankas. Para
pencuri tidak hanya merusak brankas, namun juga mengacak-ngacak laci
meja kerja karyawan lainnya yang berada di bagian depan kasir. Terlihat,
barang-barang ponsel milik pelanggan yang diperbaiki serta aksesoris
ponsel yang berharga, berserakan diatas meja.
Para karyawan MD Cell masih enggan member tahu kerugian akibat pencurian ini. Begitu juga pemilik toko yang terlihat sibuk member keterangan kepada polisi. Tak hanya itu, untuk menghilangkan jejak, kawanan pencuri MD Cell Juanda No 33 Samarinda merusak dan membawa kabur data penyimpanan kamera pemantau CCTV, hard disk.
Hard disk berisi rekaman CCTV itu terletak di dekat ruang kasir. Menurut pemilik toko MD Cell, Margadinata, kerugian akibat pencurian ini masih tergolong kecil. (*)