Balikpapan
KWPLH akan Disatukan Dengan Bumi Perkemahan
Saat ini BLH memang sudah melakukan kajian tentang penggabungan dua kawasan tersebut
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH),Fachrudin Harami, saat ditemui di Kantornya (14/2) mengungkapkan saat ini BLH memang sudah melakukan kajian tentang penggabungan dua kawasan tersebut namun dia menegaskan bahwa kajian tersebut memang tidak serta-merta bisa segera diketahui hasilnya, karena masih dibutuhkan berbagai hal untuk di pertimbangkan.
" Dibutuhkan kajian yang mendalam agar kedua konsep ini bisa bersinergi, sehingga tidak merugikan satu dengan yang lainnya," ujarnya
Dia pun menegaskan bahwa beruang madu yang ada di KWPLH memang ditujukan sebagai sarana pendidikan dan untuk diamati oleh masyarakat sehingga wacana pengabungan kawasan tersebut tidaklah akan mempengaruhi kelangsungan hidup para beruang madu tersebut.
"Kita kan tidak bisa juga membatasi orang-orang untuk melihat mereka (beruang madu), kalau mereka tidak boleh dilihat ataupun dikunjungi, berarti nama yang disandang sebagai kawasan pendidikan akan menjadi tidak berguna, " tambahnya
Fahruddin pun mengakui bahwa akan ada beberapa aturan yang nantinya diberlakukan untuk menjaga agar beruang-beruang yang ada di kawasan tersebut bisa tetap nyaman dan tidak terganggu dengan kehadiran manusia " semuanya akan kita kaji, terlebih dahulu sampai ditemukan hasil kajian yang terbaik," imbuhnya
Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa ketersediaan akan sarana dan prasana juga sangat diperlukan jika nantinya kawasan tersebut dijadikan satu tempat. "pengadaan barang dan jasa untuk kawasan tersebut juga dibutuhkan, terutama jasa konsultasi akan penggabungan kedua tempat tersebut ," katanya.
Kepastian kajian penyatuan dua kawasan ini sendiri , menurut Fahruddin, akan diketahui sekitar tiga bulan mendatang.