Kamis, 9 April 2026

Atraksi Pukul Bantal Meriahkan English Day SIT Hidayatullah Balikpapan

Dari mulai masuk halaman, setiap orang yang berkunjung ke sekolah ini wajib berdialog menggunakan bahasa Inggris.

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Fransina Luhukay
zoom-inlihat foto Atraksi Pukul Bantal Meriahkan English Day SIT Hidayatullah Balikpapan
tribun kaltim/januar alamijaya
Lomba pukul bantal menjadi salah satu kegiatan English Day VIII di SDIT Hidayatullah Balikpapan.
BALIKPAPAN,tribunkaltim.co.id -  Selama sehari Sabtu (16/2) Sekolah Islam Terpadu (SIT) Hidayatullah yang terletak di bilangan Karang Bugis Baikpapan tak ubahnya ibarat sekolah di negeri asing. Dari mulai masuk halaman,  setiap orang yang berkunjung ke sekolah ini wajib berdialog menggunakan bahasa Inggris.

Digunakannya bahasa yang menjadi bahasa pergaulan dunia ini dikarenakan sekolah terpadu yang terdiri dari KB/TKIT Mardhatillah, SDIT Lukman Al Hakim serta SMP Integral Lukman Al Hakim itu tengah mengadakan invitation English Day VIII.


Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan semarak pelaksanaan yang melibatkan juga para siswa sebagai panitia tersebut, diantaranya adalah kategori lomba seperti speech contest yang disampaikan di hadapan para tamu undangan yang sebagian besar adalah wali murid.


Selain itu juga digelar story telling yang pesertanya merupakan siswa dari mulai kelas V hingga kelas VIII serta performace atau pentas seni yang dibawakan oleh semua tingkatan dari mulai play group hingga SMP.


Selain lomba, beraneka permainan hiburan juga digelar untuk memeriahkan acara yang rutin diadakan setiap satu tahun tersebut, sebagai misal gebuk bantal  dan flying fox serta tak ketinggalan bazar aneka rupa penganan hasil kreasi para siswa dan wali murid.


Yang menarik semua gelaran lomba itu menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya tarmasuk ulasan reporter yang "bercuap-cuap" melalui pengeras suara.

Direktur SIT Hidayatullah Nasri Bohari mengungkapkan bahwa gelaran English Day ini  dilakukan sebagai salah satu upaya mendekatakan diri antara pihak sekolah dengan yang ia sebut sebagai customer.


Sebab berdialog menggunkan bahasa Inggris sebenarnya sudah menjadi keseharian dari para siswa yang melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah unggulan tersebut.


Hanya memang hari ini dirasa spesial karena para orang tua dan beberapa masyarakat turut hadir di lingkungan sekolah memeriahkan acara ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved