Berbusana Daerah di Tempat Kerja
Para perempuan anggun berkain dan berkebaya, sedangkan para pria terlihat gagah mengenakan beskap dipadu kain jarit, belangkon, dan selop.
Di Indonesia, budaya berkain dan
berpakaian adat, menurut Musa, kini hampir terlupakan. Pakaian adat
sebatas dikenakan pada momen pesta atau upacara adat. ”Berbeda dengan
pakaian sari di India, misalnya, masih lazim dipakai saat kerja kantoran
ataupun kerja kasar di pasar. Dulu kita juga begitu. Ibu-ibu di Jawa
pakai jarit ke pasar atau ke sawah atau tengkuluk di Sumatera.”
Karena
itu, berpakaian adat ke kantor pada hari tertentu diperlukan untuk
membangun lagi kesadaran dan kebanggaan terhadap aset budaya. Musa yang
juga mempelajari aspek psikologi mode meyakini, berpakaian adat ikut
memengaruhi tingkah laku. Pakaian yang dikenakan dengan penghormatan
terhadap nilai budaya secara sadar atau tidak akan membuahkan perilaku
lebih berbudaya.
”Saya yakin tak ada orang pakai sarung yang
lompat pagar pembatas untuk menyeberang jalan. Tak akan ada juga anak
sekolah yang tawuran pada hari di mana mereka harus berseragam beskap
misalnya,” kata Musa.