Selasa, 9 Juni 2026

Samarinda

Kesadaran Rendah, Angka Golput di Samarinda Tinggi

Persentase pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, khusus di Kota Samarinda mencapai 38,41 persen

Tayang:
Penulis: Doan E Pardede | Editor: Fransina Luhukay
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Mengantisipasi terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan pencoblosan pada saat pemilihan Gubernur Kalimantan Timur yang akan berlangsung September mendatang, Pemkot Samarinda melalui Badan Kesbang melakukan sosialisasi di kecamatan se Kota Samarinda.


"Karena yang kami ketahui persentase pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, khusus di Kota Samarinda mencapai 38,41 persen," ungkap Kepala Kesbang Erham Yusuf dalam arahannya di Kecamatan Samarinda Kota.

Tingginya angka golput ini lagi katanya, tidak hanya disebabkan kesalahan administratif tapi bisa juga karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisifasi dalam pesta demokrasi tersebut, untuk itu perlu diberi pemahaman.

"Jadi selain bisa paham dengan adanya sosialisasi ini, kita harapkan pula bisa menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat dalam pelaksanaan pemilu," sebut mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot.

Sosialisasi ini dikatakan Erham akan dilakukan secara bergilir pada tiap kecamatan hingga sebelum mendekati hari pelaksanaan agar bila sampai pada saatnya nanti seluruh warga, khususnya yang telah masuk dalam batas usia pemilih, benar-benar bisa memahami tentang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Kaltim nantinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved