Samarinda
Kesadaran Rendah, Angka Golput di Samarinda Tinggi
Persentase pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, khusus di Kota Samarinda mencapai 38,41 persen
Penulis: Doan E Pardede | Editor: Fransina Luhukay
"Karena yang kami ketahui persentase pemilih yang
tidak menggunakan hak pilihnya, khusus di Kota Samarinda mencapai 38,41
persen," ungkap Kepala Kesbang Erham Yusuf dalam arahannya di Kecamatan
Samarinda Kota.
Tingginya angka golput ini lagi katanya, tidak hanya disebabkan kesalahan administratif tapi bisa juga karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisifasi dalam pesta demokrasi tersebut, untuk itu perlu diberi pemahaman.
"Jadi selain bisa paham dengan adanya sosialisasi ini, kita harapkan pula bisa menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat dalam pelaksanaan pemilu," sebut mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot.
Sosialisasi ini dikatakan Erham akan dilakukan secara bergilir pada tiap kecamatan hingga sebelum mendekati hari pelaksanaan agar bila sampai pada saatnya nanti seluruh warga, khususnya yang telah masuk dalam batas usia pemilih, benar-benar bisa memahami tentang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Kaltim nantinya.