Rabu, 10 Juni 2026

Suap Impor Daging Sapi

Debat Daging di Kamar Luthfi

Namun, pertemuan yang dinantikan itu justru membuat ia tak menentu. Menteri marah dengan data yang disajikannya.

Tayang:
Editor: Fransina Luhukay

Elisabeth adalah salah satu pendiri Aspidi, 26 tahun lalu. ”Sekitar 27 tahun lalu, asupan daging kita 50 gram per tahun. Waktu itu kami coba naikkan supaya keturunan kita lebih bagus otaknya. Setelah 26 tahun, asupan naik 2,2 kilogram, tapi setahun terakhir turun 1,9 kilogram, itu pun bercampur celeng dan tikus,” ujarnya.


”Hati saya miris, maka saya ketemu Pak Menteri,” lanjutnya.


Namun, pertemuan yang dinantikan itu justru membuat ia tak menentu. Menteri marah dengan data yang disajikannya. ”Katanya, data tidak absah,” kata Elisabeth.


Goyahkan prinsip

Elisabeth berusaha menunjukkan kesalahan perhitungan dari Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik. Namun, hal itu tidak menggoyahkan prinsip Menteri Pertanian.


Elisabeth juga menyampaikan, saat ini banyak sapi betina lokal yang produktif dipotong. ”Saya sampaikan 100 persen keprihatinan ini sebagai orang Indonesia. Saya sedih melihat kondisi ini,” tuturnya.


Elisabeth marah datanya dianggap tidak valid. ”Menterinya pergi, ya saya minggat,” katanya.


Dua hari setelah menjadi saksi, Suswono pun datang ke Pengadilan Tipikor untuk dimintai keterangan. Ia memang mengakui sempat marah dengan Elisabeth yang membawa data tidak valid. ”Beliau sampaikan data produksi, juga sampaikan ada data yang salah di Kementerian Pertanian sehingga beliau sampaikan data baru,” kata Suswono.


Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved