Selasa, 9 Juni 2026

Samarinda

Berebut Lahan, Bandar Narkoba di Samarinda Tertikam

Dari hasil penyelidikan, diketahui motif dibalik tertikamnya Heri merupakan perebutan lahan penjualan narkoba.

Tayang:
Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Fransina Luhukay
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Ketatnya persaingan usaha tampaknya juga berlaku di bisnis narkoba. Ini dibuktikan dengan tikaman yang menghunus tubuh Heri. Pria berusia 30 tahun, yang merupakan pengedar narkoba ini mendapat tikaman dari lawan bisnisnya.


Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Prapto Santoso, melalui Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Musliadi Mustafa, Minggu (26/5/2013). Dari hasil penyelidikan, diketahui motif dibalik tertikamnya Heri merupakan perebutan lahan penjualan narkoba.

"Baik korban (Heri), maupun pelaku kita duga sebagai bandar narkoba. Motifnya yakni perebutan lahan narkoba," jelas Musliadi.


Musliadi memaparkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut diduga telah mengambil 'pasar' milik Heri. Tak terima, Heri pun bermaksud membuat perhitungan. Namun sayangnya, justru Heri yang harus dirawat karena mendapat tikaman. "Ya perebutan lahan jualan lah. Lahannya Heri dimasuki oleh pelaku," ungkap Musliadi.

Diketahui, pada Sabtu (25/5/2013) sekitar pukul 15.30 wita, warga Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara di degegerkan dengan peristiwa penikaman terhadap salah seorang lelaki bernama Heri.


Heri ditemukan terkapar di dekat mushola dalam kondisi berlumuran darah. Heri menderita luka tusuk yang cukup parah di bagian perut sebelah kiri. Diperkirakan, luka tusuk tersebut merupakan luka tusukan oleh senjata tajam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved