Kamis, 11 Juni 2026

Nunukan

Inilah Kronologi Pembunuhan di Arena Sabung Ayam versi Polisi

Polsek Sungai Nyamuk Sebatik merilis kronologi pembunuhan yang terjadi di arena judi sabung ayam di perbatasan RI-Malaysia.

Tayang:
Editor: Fransina Luhukay
NUNUKAN,tribunkaltim.co.id- Polsek Sungai Nyamuk Sebatik merilis kronologi pembunuhan yang terjadi di arena judi sabung ayam di perbatasan RI-Malaysia di Patok Dua, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Rabu (5/6/2013) sekitar pukul 14.30 kemarin.

Dijelaskan, sekitar pukul 14.30, Azis (40) bersama temannya Jufri tiba di arena sabung ayam. Ia lalu menantang Kanre (40) berduel. Keduanya saling berhadapan sehingga Kanre yang merupakan warga Desa Pancang, Kecamatan Sebatik utara, terkena sebetan badik Azis pada bagian dahi. Perkelahian keduanya coba dipisahkan Lahaji (55) namun Azis justru menyerangnya.

Tak terima dengan perlakuan warga Desa Tanjung Harapan RT 10, Kecamatan Sebatik Timur itu terhadap Lahaji, rekan-rekannya langsung menyerang Azis.  Saat itu banyak massa yang ikut menyerang Azis dengan menggunakan batu dan kayu. Sehingga korban terluka parah.

Satu tusukan benda tajam mendarat dipinggang Azis. Selain itu terdapat luka pada bagian kepala akibat pukulan kayu dan batu. Saat rekannya menjadi korban keroyokan massa, Jufri melarikan diri dan memberikan informasi kejadian itu ke Polsek Sungai Nyamuk.

Azis yang mengalami luka parah segera dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan. Setelah itu ia dilarikan ke Rumah Sakit Tawau, Sabah, Malaysia dan dilaporkan meninggal dunia Rabu malam.

Lahaji yang merupakan warga Desa Pancang, Kecamatan Sebatik Utara masih menjalani perawatan di Puskesmas Sebatik karena mengalami luka pada dada. Sedangkan Kanre ditahan di Polsek Sungai Nyamuk. Kasus perkelahian dimaksud tengah ditangani Polsek Sungai Nyamuk.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved