Tribunners / Citizen Journalism
Pembangunan Infrastruktur Jalan (1)
Tren Pohon Pisang di Jalan Samarinda
Pohon ini terbukti lebih ampuh ketimbang demo agar pemerintah lebih responsif, tanggap, dan ekstra cepat
Namun sayangnya jalan yang sudah dikupas ini dibiarkan dalam jangka panjang. Bahkan berbulan bulan jalan yang dikupas tersebut dibiarkan menganga dengan space yang relatif luas dan dalam.
Penulis merasakan sendiri kondisi ini, ada beberapa ruas jalan di Jalan Wahid Hasyim Sempaja ( penulis bermukim di sempaja) dan beberapa jalan di kota Samarinda, yang oleh kontraktor perbaikan jalan dibiarkan berbulan bulan hingga mengakibatkan kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas. Ada upaya dari penulis untuk menghubungi kontraktor tersebut, sayang para tenaga kerja yang bertugas mengupas jalan tidak mengetahui "siapa bos" proyek perbaikan jalan ini.
Lubang lubang yang dikupas ini betul betul dibiarkan dengan sengaja. Begitu pula proyek lain seperti yang sudah penulis sebutkan di atas. Begitu ada penggalian maka "Insya Allah" penutupan penggalian tidak akan semulus jalan yang sudah digali, dan ini tersebar di beberapa jalan di kota Samarinda. Sunguh ironis memang lemahnya pengawasan jalan di ibukota Provinsi Kalimantan Timur ini. (bersambung)